'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''""''''' SARI BERITA : Jumat, 15 September 2000 ===================================== <>Kharisma Megawati Tak Dapat Lagi Diandalkan pada Pemilu 2004 <>Lee: Mengadili HMS Itu Keliru Perdamaian dan Stabilitas Lebih Penting <>Sebuah Pulau Disiapkan Untuk Tampung Pengungsi Timtim <>Bom di BEJ Polisi Akan Periksa 26 Saksi ++++++++++++++++++++++++++++ Kharisma Megawati Tak Dapat Lagi Diandalkan pada Pemilu 2004 --------------------------------------------------------------------------- ---- Faktor figur dan kharisma Megawati Soekarnoputri sudah tidak dapat lagi diandalkan untuk mendongkrak perolehan suara PDI-P dalam Pemilu 2004 mendatang. Hal itu diakui oleh fungsionaris Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (DPP PDI-P) yang juga anggota Fraksi PDI-P di DPR-RI, Heri Akhmadi. Saat berbicara dalam sebuah seminar tentang partai-partai politik di CSIS Jakarta, Kamis (14/9), Heri mengakui, pihaknya sudah menyadari kenyataan tersebut dan untuk itu partai berlambang banteng gemuk dalam lingkaran itu perlu segera berbenah diri. Dalam Pemilu 1999 yang lalu, ungkapnya, kontribusi Megawati dalam kemenangan PDI-P mencapai 90 persen, dan sisanya merupakan kontribusi organisasi dan program yang ditawarkan partai. "Saat itu, unsur kharisma Mega sebagai lambang perlawanan atas kezaliman penguasa hingga mengundang simpati masyarakat memegang peranan yang sangat penting. Namun, semua itu sudah tidak bisa lagi diandalkan untuk berkompetisi dan memenangkan Pemilu 2004 mendatang," menurutnya. Lengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,33129,00.html Lee: Mengadili HMS Itu Keliru Perdamaian dan Stabilitas Lebih Penting ------------------------------------------------ koridor.com [15 Sep, 6:24] Mantan Presiden Soeharto boleh-boleh saja dihujat kiri-kanan di negerinya sendiri. Namun di mata Bapak Pendiri Singapura, Lee Kuan Yew; 'Bapak Pembangunan' HM Soeharto memegang peranan penting dan sangat berjasa besar bagi kawasan Asia Tenggara selama 32 tahun pemerintahannya. "Dia berjasa dalam menjamin kestabilan kawasan. Dengan memfokuskan pembangunan ekonomi, dia memberikan jaminan kestabilan kawasan selama 32 tahun," ujar Lee Kuan Yew dalam jumpa pers sehubungan dengan peluncuran volume kedua memoarnya yang bertajuk "From Third World to First: The Singapore Story, di Singapura, Kamis. "Soeharto naik ke puncak kekuasaan saat Indonesia benar-benar kacau," tambah Lee. Lebih jauh ia mengatakan, pengadilan atas HMS yang sekarang tengah dilakukan merupakan suatu kekeliruan dan seharusnya dia tidak diadili. Lengkapnya: http://koridor.com/artikel.php3?token=ab44974326c2e607906f97cdb220ccd71&in_ no=101372 Sebuah Pulau Disiapkan Untuk Tampung Pengungsi Timtim ---------------------------------------------------------------------- JAKARTA, Mandiri - Pemerintah akan memberikan 'hadiah' sebuah pulau yang belum ada penghuninya kepada para penduduk Timor Timur (Timtim) yang kini mengungsi di beberapa daerah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun demikian, pemerintah belum menunjuk pulau mana yang akan diberikan kepada para pengungsi Timtim yang jumlahnya mencapai lebih dari 130 ribu orang itu, kata tokoh pro-integrasi Timtim, Eurico Goteres, kepada wartawan di Kuta, Bali, semalam. Usai melakukan pertemuan dengan jajaran Polsoskam serta pimpinan TNI dan Polri di wantilan Hotel Bali Padma, Goteres mengungkapkan, nampaknya tidak terlalu berlebihan bila pemerintah segera dapat memberikan pulau yang dijanjikan itu. "Ini hitung-hitung suatu 'hadiah' bagi penduduk Timtim yang telah menjadi warga Indonesia sejak 23 tahun lampau," ujar Goteres yang juga mantan Wakil Panglima Pasukan Pejuang Pro-Integrasi (PPI) itu. Lengkapnya: http://www.mandiri.com/ASPs/Fullstory1.asp?NewsID=POL200009150005 Bom di BEJ Polisi Akan Periksa 26 Saksi ----------------------------------- detikcom - Jakarta, Sampai saat ini, aparat dari Polda Metro Jaya telah memintai keterangan 9 saksi dalam kasus peledakan bom di Gedung BEJ (Bursa Efek Jakarta). Namun, polisi belum memperoleh keterangan yang mengarah pada pelaku. Untuk itu, hari ini, Jumat (15/9/2000) sebanyak 26 saksi akan dimintai keterangan. Demikian keterangan Kaditserse Polda Metro Jaya Senior Superintendent Harry Montolalu saat dihubungi detikcom. "Sebagian saksi yang dipanggil adalah orang yang berada di lantai P2 yang sekarang ini masih di RS Pertamina," jelas Harry. Menurut Harry, saat ini penyelidik belum memiliki data-data yang detail tentang peristiwa yang telah menewaskan sekitar 15 orang tersebut. "Untuk kepentingan itu, polisi akan memeriksa sebanyak 26 saksi lagi," jelas harry Lengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/2000/09/15/2000915-075418.shtml +++++++++++++++++++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
