'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''""'
SARI BERITA : Selasa, 15 Agustus 2000
==================================
*> Jeffrey A. Winters:
Ekonomi Indonesia Jalan di Tempat
*> Sobary: Jangan Percaya Penuh Kepada Pemimpin
*> Tak Ada Tap Khusus Penugasan Presiden ke Wapres
*> 2.000 Banser Jatim di Jakarta
Ribuan Anggota Siap Menunggu Komando
*> Soal Perubahan Kedua UUD 1945
Diwarnai Kepentingan Politik Sesaat
*> Kemarin, Pemerintah RI-Israel Bertemu di Jakarta
*> Albright Kecam Rencana Gus Dur ke Baghdad
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Jeffrey A. Winters:
Ekonomi Indonesia Jalan di Tempat
14 Aug 2000 23:2:2 WIB
---------------------------
TEMPO Interaktif, Jakarta: Tim ekonomi Indonesia bisa dibilang tidak
berfungsi selama 10 bulan ini. Roda perekonomian saat ini masih jalan di
tempat. Tapi, hal itu bukan sepenuhnya kesalahan tim ekonomi. "Situasi
politik di Indonesia memang tidak mendukung terjadinya pemulihan ekonomi di
Indonesia," kata Jeffrey A.Winters, pengamat politik dan ekonomi Indonesia
dari Amerika Serikat kepada TEMPO Interaktif, hari ini (14/8).
Selengkapnya: http://www.tempo.co.id/news/2000/8/14/1,1,19,id.html
Sobary: Jangan Percaya Penuh Kepada Pemimpin
Reporter: Muchus Budi R
----------------------
detikcom - Solo, Mohamad Sobary mengingatkan agar rakyat jangan terlalu
gampang percaya pada para pemimpin. Menurutnya, para pemimpin yang telah
diperjuangankan tersebut tak pernah memperjuangkan amanat rakyat yang telah
disandangkan kepada mereka.
"Jangan memberikan kepercayaan penuh pada pemimpin, apalagi menyandarkan
harapan bahwa mereka akan memperjuangkan urusan kita," kata Sobary dalam
talk show tentang solusi relasi antarkomunitas Jawa-Tionghoa di Radio PTPN,
Solo, Senin (14/8/2000) tengah malam.
Selengkapnya:
http://www.detik.com/peristiwa/2000/08/15/2000815-050722.shtml
Tak Ada Tap Khusus Penugasan Presiden ke Wapres
-------------------------
JAKARTA, Mandiri - Setelah berdebat alot sejak Jumat (11/8), rapat pleno
Sub Komisi C1 Sidang Tahunan MPR di Jakarta, Senin malam, akhirnya
menyepakati tak adanya Ketetapan (Tap) MPR khusus tentang penugasan
Presiden ke Wapres untuk melaksanakan tugas-tugas teknis pemerintahan
sehari-hari.
"Jadi tidak ada masalah lagi, syukurlah," kata Ketua Sub Komisi C1 Postdam
Hutasoit, seperti dilansir Antara, saat memimpin rapat pleno sub komisi
yang membahas laporan tahunan Presiden dalam melaksanakan Ketetapan MPR dan
GBHN.
Sejak empat hari terakhir, terjadi pro kontra di kalangan Majelis,
khususnya di Sub Komisi C1 mengenai perlu-tidaknya Tap khusus untuk
mengatur penugasan Presiden kepada Wapres untuk melaksanakan tugas-tugas
teknis pemerintahan sehari-hari.
Persoalan ini mencuat, ketika pidato jawaban Presiden Abdurrahman Wahid
atas pemandangan umum fraksi-fraksi pada Sidang Tahunan MPR hari Rabu
(9/8). Jawaban Presiden Abdurrahman Wahid yang dibacakan Sekretaris Kabinet
Marsillam Simanjuntak itu antara lain menyebutkan "....menugaskan Wapres
untuk melaksanakan tugas-tugas teknis pemerintahan sehari-hari, menyusun
agenda kerja kabinet dan menetapkan fokus dan prioritas pemerintahan yang
pelaksanaannya dipertanggungjawabkan kepada Presiden. Atas pelaksanaan itu
Wapres memberikan laporan secara berkala atau setiap saat yang dianggap
perlu. Penugasan ini tetap dalam kerangka sistem presidensiil sebagaimana
diatur dalam UUD 1945."
Selengkapnya:
http://www.mandiri.com/ASPs/Fullstory1.asp?NewsID=POL200008150002
2.000 Banser Jatim di Jakarta
Ribuan Anggota Siap Menunggu Komando
-----------------------------
koridor.com [15 Aug, 5:26] Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur diam-diam telah
mengirim sekitar 2.000 anggota Banser ke Jakarta untuk memantau jalannya
Sidang Tahunan (ST) MPR. "Mereka sudah berada di sekitar Gedung MPR/DPR,"
kata Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jatim, Rofiq, di Surabaya, Senin.
"Sampai saat ini kalau dijumlah ada sekitar 2.000 anggota Banser Jawa Timur
yang sudah berada di Jakarta. Jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah
lagi karena ada rencana pemberangkatan ke Jakarta lagi dalam beberapa hari
ini," katanya.
Selain itu, kata Komandan Satuan Koordinator Wilayah (Satkorwil) Banser
Jatim, sekitar 100 pimpinan Ansor dan Banser se-Jatim juga telah berada di
Jakarta. "Kalau di Jakarta ada apa-apa, maka para pimpinan yang akan
memberi komando pada anggotanya," tambahnya.
Selengkapnya:
http://www.koridor.com/artikel.php3?oken=2c41523462c29f92f345ea1af44c00b80&
in_no=7328
Soal Perubahan Kedua UUD 1945
Diwarnai Kepentingan Politik Sesaat
--------------------------
Jakarta, Kompas
Kalangan anggota Komisi A MPR, yang membahas perubahan kedua Undang-undang
Dasar (UUD) 1945, mengakui, konstruksi perubahan kedua konstitusi yang
disiapkan Badan Pekerja (BP) MPR memang tidak jelas. Ketidakjelasan itu
bisa terjadi, mungkin karena BP MPR ingin memasukkan sebanyak-banyaknya
aspirasi masyarakat dalam rancangan perubahan kedua UUD 1945. Di sisi lain,
kepentingan politik praktis sesaat masih mewarnai rancangan perubahan
konstitusi dan pembahasan pada sidang tahunan (ST) MPR saat ini.
Demikian dikemukakan tiga anggota MPR, Akil Mochtar dari Fraksi Partai
Golongan Karya (F-PG), A Teras Narang dari Fraksi Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan (F-PDIP), dan Dr Chairil Effendi dari utusan daerah
Kalimantan Barat. Ketiganya, yang ditemui Kompas secara terpisah hari Senin
(14/8), berkeyakinan banyak pasal perubahan yang tak dapat dibahas dan
akhirnya kembali ke pasal-pasal asal UUD 1945.
Selengkapnya:
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0008/15/NASIONAL/diwa08.htm
Kemarin, Pemerintah RI-Israel Bertemu di Jakarta
---------------------------
Jakarta (ABC)--Tanpa publikasi yang luas, pemerintah Israel mengkui telah
melakukan pembicaran dengan pemerintah Indonesia di Jakarta, Senin kemarin
(14/8). Hadir dalam pertemuan itu adalah bekas PM Israel yang juga Menteri
Kerjasama Regional, Shimon Peres, dengan Presiden Abdurrahman Wahid yang
didampingi Menteri Luar Negeri Alwi Shihab.
Pernyataan itu sendiri dikemukakan dalam siaran radio Australian
Broadcasting pagi ini (15/8). Dalam siaran tersebut, juru bicara Departemen
Luar Negeri Isaral menjelaskan pula bahwa telah dibicartakan soal
perdamaian antara Israel dengan Palestina. Hanya saja, tak ada satu pun
media di Jakarta yang dapat mengkover pertemuan tersebut.
Pihak Israel sendiri menyebutkan bahwa pertemuan yang berlangusng dalam
suasana hangat itu diputuskan akan diumumkan kepada publik.Selengkapnya:
http://www.indonesiamu.com/berita/luarnegeri/20000815080757.shtml
Albright Kecam Rencana Gus Dur ke Baghdad
Santa Fe - 15 Aug 00 06:45 WIB (Astaga.com)
------------------------------
Rencana keberangkatan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ke Irak
kembali disoal. Hari Senin (14/8), Menlu AS Madeleine Albright mengecam
rencana itu dan menilainya akan mengancam stabilitas politik dan ekonomi
nasional bila Gus Dur tetap memaksakan diri.
Albright menyatakan perjalanan ke ibukota negeri seribu satu malam,
Baghdad, tidak akan berguna dan sebuah saran yang menyesatkan. Karenanya,
Albright mendesak Gus Dur untuk memperhatikan anjuran Washington. Anjuran
yang sama juga pernah dikemukakan Washingthon ke Venezuela tetapi diacuhkan
oleh Presiden Hugo Chavez.
"Sudah seharusnya saya mengatakan apa yang seharusnya Abdurrahman Wahid
lakukan. Saya pikir rencana kepergian ke Irak tidak akan meningkatkan
kondisi nasional negara manapun yang mengunjungi Baghdad," jelas Albright
usai pertemuan tahunan Menlu AS dengan Menlu Meksiko.
Selengkapnya: http://www.astaga.com/Article/0,4536,29045,00.html
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36)
***********************************************************************
Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk.
Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan
tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED]
Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772
atau
BCA Cab. Darmo Surabaya,
a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838
***********************************************************************
Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan:
subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l