'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''""' SARI BERITA : Jumat, 25 Agustus 2000 ================================== <>Saleh Latuconsina:'Ada Kelompok Bayaran di Maluku' <>Mutu Kabinet Lebih Rendah Penilaian Amien Rais <>Amien Larang Para Menteri Mundur <>Empat Hari Lagi, Cacuk Diganti? Saleh Latuconsina: 'Ada Kelompok Bayaran di Maluku' ----------------------------------------- TEMPO Interaktif, Ambon: Penguasa Darurat Sipil Maluku yang sekaligus Gubernur Maluku, Saleh Latuconsina, selaku penguasa darurat sipil di Maluku mengakui adanya sekelompok tertentu yang dibayar khusus untuk melakukan kerusuhan berdarah di daerahnya. Para pelanggeng kerusuhan tersebut kemungkinan dibayar Rp 5 juta per orang untuk sekali menciptakan kerusuhan. Penjelasan tersebut dikatakan Latuconsina saat melakukan pertemuan dengan tokoh agama, pemuda, dan masyarakat muslim se-kecamatan Salahutu, Tulehu, Maluku Tengah, di Tulehu, Rabu (23/8). Saat ini, menurut Gubernur, tengah berkeliaran sebanyak 50 orang yang tidak memiliki identitas jelas di Tulehu. Mereka sangat berperan besar dalam menciptakan kerusuhan di desa-desa tetangga, seperti yang terjadi di Desa Waai yang kini rata dengan tanah. "Bahkan, orang-orang bayaran tersebut akan diberi imbalan sebesar Rp 50 juta jika dapat membunuh tokoh dari kelompok lawan," ujar Latuconsina mengenai informasi yang diperolehnya. Lengkapnya: http://www.tempo.co.id/news/2000/8/24/1,1,9,id.html Mutu Kabinet Lebih Rendah Penilaian Amien Rais ------------------------------------ koridor.com [24 Aug, 23:53] Ketua MPR RI Prof Dr HM Amien Rais MA mengaku sangat terkejut dan bahkan shock melihat susunan kabinet hasil restrukturisasi yang diumumkan Gus Dur kemarin. Kepada wartawan usai mengikuti acara di DPW PAN DIY, Rabu malam (23/8), Amien Rais mengemukakan, kabinet yang baru tersebut ternyata mengabaikan kepentingan bangsa dan disusun untuk kepentingan Gus Dur sendiri. "Kabinet ini tidak sesuai dengan harapan bangsa. Maka saya yakin usia polit ik Gus Dur tidak akan lama lagi berakhir," katanya. Dijelaskan, ketidak hadiran Megawati dalam pengumunan susunan kabinet itu juga menggambarkan kekecewaan Megawati. Bahkan, lanjutnya itu merupakan bibit yang kurang baik bagi Gus Dur di masa depan. Lengkapnya: http://www.koridor.com/artikel.php3?token=0ef1c15367fe95a6b9637c39da4797070 &in_no=100260 Amien Larang Para Menteri Mundur -------------------------------------- detikcom - Jakarta, Isu mundurnya beberapa menteri seiring pengumuman kabinet baru, terdengar nyaring Kamis (24/8/2000). Namun, tampaknya isu ini akan semakin mengendur. Soalnya, selain Megawati, Amien Rais juga meminta para menteri tidak usah mundur. Hal tersebut dikemukakan Sekjen DPP PAN Hatta Radjasa kepada detikcom Jumat (25/8/2000). Menurut Hatta, alasan pelarangan mundur itu, karena terlalu besar akibat yang akan diambil. Menurut Hatta, jika sampai ada menteri yang mundur, maka dampaknya akan sangat luar biasa. Bisa-bisa, kata Hatta, mundurnya para menteri ini akan menghambat percepatan pemulihan ekonomi. Lengkapnya: http://www.detik.com/peristiwa/2000/08/25/2000825-082136.shtml Empat Hari Lagi, Cacuk Diganti? ------------------------------------- JAKARTA, Mandiri - Agaknya, Cacuk Sudarijanto bakal tak bisa tidur nyenyak dalam beberapa hari ke depan. Soalnya --andai tak ada perubahan-- nasib Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional ini bakal ditentukan Senin pekan depan, menyusul kegagalan lembaganya memenuhi target peneriaman. Kepastian tersebut diungkapkan Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Rizal Ramli, Kamis (24/8), seusai pertemuan dengan Bank Indonesia, International Monetery Fund, Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia (ADB) di Jakarta. "Soal itu akan dibahas dulu pada Rakor Ekuin, Senin mendatang," ujar Rizal menanggapi status kepemimpinan Cacuk di BPPN, yang boleh jadi terancam diganti. Lengkapnya: http://www.mandiri.com/ASPs/Fullstory1.asp?NewsID=EKU200008250002 +++++++++++++++++++++ "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
