================================= Bilik E-Mail Pelanggan : 11 Oktober 2000 ================================= Eskol Netters Yth, Salam Sejahtera, Tulisan di bawah ini adalah tanggapan terhadap "Artikel Lepas" Eskol-Net yang berjudul "Nasionalisme Sempit Dibalik Kontra atas Penahanan Guterres" yang diforward ke milis-milis lain. Kiranya dapat menambah wacana berpikir kita dalam menyikapi berbagai hal yang terjadi negeri ini. Semoga bermanfaat. Tuhan memberkati. Salam dan doa, Redaksi Eskol-Net ================ From: JOHAN YAMIN Subject: FW: [cari] [Eskol-Net]- : "Nasionalisme Sempit Dibalik Kontra atas Penahanan Guterres" Dear Netter, Setelah membaca tulisan dibawah saya tertarik untuk memberikan sedikit pendapat tentang ucapan Bapak Amien Rais. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada Beliau sebagai wakil bangsa Indonesia maka saya dapat memaklumi dasar pemikiran Beliau tetapi kalau saja Beliau mau berpikir lebih tenang dan jernih sebelum menjawab pertanyaan wartawan maka alangkah lebih terhormatnya Beliau kalau saja juga bisa berpikir sedikit lebih bijaksana misalnya : Kami Republik Indonesia akan memberikan suaka politik kepada sahabat kami Mr Guterres mengingat keinginannya untuk bergabung dengan Republik Indonesia. Untuk itu kami akan memberikan tempat bagi Mr Guterres beserta pengikutnya untuk tinggal dan tumbuh di wilayah Indonesia dan memberikan bantuan agar dapat melupakan negara Timor Timur yang telah Merdeka dan menganggap Indonesia sebagai Tanah air mereka. Sebagai Warganegara Indonesia maka Mr Guterres & pengikutnya akan juga kami minta untuk turut membantu Indonesia untuk melaksanakan hukum Indonesia yang mana juga mengakui hukum International. Untuk itu kami Pemerintah Indonesia sebaiknya tidak akan menghukum mereka tetapi meminta mereka untuk mengikuti Hukum yang berlaku. Kalau mereka tidak bisa mengikuti hukum yang ada maka kamipun sebagai Bangsa yang menghormati Hukum International tidak bisa berbuat banyak selain menyerahkan mereka ketangan PBB. Nah sekiranya ada diantara kita yang bisa menyampaikan pendapat saya ini kepada Bapak Amien Rais, mudah mudahan Beliau dapat juga menimbang kembali ucapannya. Yah kita harus bisa memaklumi bahwa terkadang sebagai manusia kita ini sering terlandasi emosi yang berlebihan terutama untuk menjawab pertanyaan wartawan yang spontan. Atas perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih. Hormat saya selalu, Johan Yamin ********************************* "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
