'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''""' SARI BERITA : Sabtu, 28 Oktober 2000 =================================== <> Terjadi Pengkhianatan terhadap Sumpah Pemuda <> Kapolri Berlakukan Jam Malam di Pontianak <> Gus Dur Ciptakan Bola Salju <> Gus Dur: Saya Nggak Ingin Jadi Presiden <> Nggak Fair Minta SI Digelar <> Nggak Fair Minta SI Digelar <> Israel tembaki desa di Tepi Barat ``````````````````````````````````````` Terjadi Pengkhianatan terhadap Sumpah Pemuda ----------------------------------------------------------- Mataram (Bali Post) - Esensi sumpah pemuda sudah mengalami pergeseran menyusul konflik para elite politik yang condong mengedepankan aspek kekuasaan ketimbang persoalan bangsa. Rongrongan elite politik terhadap sumpah pemuda justru membuat nilai politiknya tidak lagi punya makna. Hal itu mengemuka dalam percakapan Bali Post secara terpisah dengan praktisi pendidikan yang juga Direktur Akademi Pariwisata Mataram Drs. Abdurrahman MAY, dan mantan anggota DPRD NTB yang juga Ketua PGRI NTB Umar Siradz, Jumat (27/10) kemarin. Menurut Abdurrahman MAY, telah terjadi pengkhianatan terhadap sumpah pemuda. Disadari atau tidak, itu bermula dari konflik antarelite yang condong mengedepankan aspek kekuasaan ketimbang persatuan dan kesatuan bangsa. Kerusuhan di berbagai daerah, kata dia, merupakan dampak dari konflik antarelite politik tersebut. Selengkapnya: http://www.balipost.co.id/BaliPostcetak/2000/10/28/nt2.htm Kapolri Berlakukan Jam Malam di Pontianak ----------------------------------------------------- TEMPO Interaktif, Surabaya: Kapolri Jenderal S. Bimantoro memutuskan untuk memberlakukan jam malam di Pontianak, Kalimantan Barat, menyusul pertikaian antar etnis di kota tersebut. Ia juga telah menerjunkan satu batalyon Brimob di bawah pimpinan Asisten Operasi Mabes Polri, Inspektur Jenderal Sutiyono. Langkah cepat itu diambil untuk segera memulihkan situasi di Pontianak dalam dua atau tiga hari ini. "Kalau masih kurang, tambah lagi satu batalyon. Pokoknya, diusahakan besok keadaan di Pontianak sudah tenang kembali," begitu perintah Kapolri kepada Sutiyono yang disampaikan lewat telepon selular seperti disaksikan TEMPO Interaktif, Jumat (27/10). Menurut Bimantoro, kerusuhan di Pontianak telah menewaskan empat orang. Angka itu pula yang disampaikan kepada Ketua DPR Akbar Tanjung ketika menelepon dirinya. Selain itu, ia juga terus mengontak Menko Polsoskam Susilo Bambang Yudhoyono mengenai masalah ini. Selengkapnya: http://www.tempo.co.id/news/2000/10/27/1,1,34,id.html Gus Dur Ciptakan Bola Salju ---------------------------------- koridor.com [28 Oct, 2:31] Sikap Gus Dur yang terus menantang, disesalkan banyak pihak, khususnya Ketua DPR Akbar Tandjung. "Kalau ini dibahas lagi dengan reaktif, reaksi rakyat bakal lebih keras, persoalannya jadi snow ball (bola salju)," kata Akbar, Jumat (27/10) di gedung DPR RI, Jakarta. Berulangkali Akbar Tandjung mengungkapkan kekesalannya, menyesalkan sikap Gus Dur yang selalu saja menantang. Misalnya dengan pernyataannya yang mengatakan, "Kalau saya tidak mau mundur, mau apa?". Seharusnya, lanjut Akbar menanggapi kritikan masyarakat tersebut, Gus Dur tidak perlu mengeluarkan pernyataan yang terkesan menantang. "Seyogianya kritikan itu (desakan mundur Gus Dur--Red) dijadikan bahan masukan untuk memperbaiki dan memperlihatkan pada masyarakat, bahwa Gus Dur mau berusaha memperbaiki kinerjanya," kata Akbar lagi. Selengkapnya: http://www.koridor.com/artikel.php/103560/405fc8887f69ced67b7877433f140de54 /972690735 Gus Dur: Saya Nggak Ingin Jadi Presiden -------------------------------------------------- Kembali Tantang Diadakan SI Amien Diminta Ajukan Resmi JAKARTA - Pesan wanti-wanti pimpinan DPR dalam rapat konsultasi lalu agar Presiden Abdurrahman Wahid tidak memprovokasi dan menantang DPR menggelar Sidang Istimewa MPR tidak diperhatikan olehnya. Menanggapi banyak tuntutan yang meminta dia mundur, Gus Dur mempersilakan jika DPR hendak mengundang SI MPR untuk menurunkan dia dari jabatan presiden. "Orang minta saya mundur, saya katakan, ini teserah kepada rakyat. Kalau minta saya mundur, rakyat dong. Rakyat tercermin dalam DPR. DPR minta diadakan Sidang Istimewa, nanti MPR menyelenggarakan Sidang Istimewa, silakan. Saya tidak khawatir apa-apa. Saya nggak pingin jadi presiden," kata Gus Dur saat berdialog dengan jamaah usai salat jumat di Masjid Baiturrahim Istana Merdeka, kemarin. Selengkapnya: http://suaramerdeka.com/harian/0010/28/nas1.htm Nggak Fair Minta SI Digelar ----------------------------------- Reporter: Hestiana Dharmastuti detikcom - Jakarta, Desakan agar MPR menggelar SI terus bergulir. Namun Pengamat Hukum Todung Mulya Lubis menilai permintaan itu tidak fair. Alasannya, Gus Dur berada dalam pemerintahan dan koalisi yang lemah. "Nggak fair menuntut SI karena itu bukan tanggung jawab Gus Dur saja," kata Todung Mulya Lubis di sela-sela deklarasi dan seminar "Jalan Sosisalisme untuk Pembaharuan dan Demokrasi di Indonesia" di Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (27/10/2000). Selengkapnya: http://202.158.66.10/peristiwa/2000/10/27/20001027-205741.shtml Israel tembaki desa di Tepi Barat melalui helikopter ------------------------------------------------------------- satunet.com - Militer Israel pada Jumat kemarin telah menerbangkan helikopter tempurnya untuk menyerang sebuah desa di Tepi Barat yang diduga sebagai basis kelompok bersenjata Palestina yang menyerang pemukiman Yahudi Gilo. "Kami menggunakan beberapa helikopter," ujar seorang jubir militer Israel, seperti dikutip Reuters, Sabtu dinihari. Sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban yang jatuh maupun kerusakan yang timbul akibat serangan helikopter-helikopter tempur Israel tersebut Selengkapnya: http://satunet.com/artikel/isi/00/10/28/32088.html "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!" (Roma 11:36) *********************************************************************** Moderator EskolNet berhak menyeleksi tulisan/artikel yang masuk. Untuk informasi lebih lanjut, pertanyaan, saran, kritik dan sumbangan tulisan harap menghubungi [EMAIL PROTECTED] Bank Danamon Cab. Ambengan Plaza Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc.No. 761.000.000.772 atau BCA Cab. Darmo Surabaya, a.n. Martin Setiabudi Acc. No. 088.442.8838 *********************************************************************** Kirimkan E-mail ke [EMAIL PROTECTED] dengan pesan: subscribe eskolnet-l ATAU unsubscribe eskolnet-l
