Ambil Positif thinkingnya saja ...
Siap 2 dengan kejutan baru lainnya hehehehehe 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Tatzky Reza Setiawan <[email protected]>
Date: Wed, 14 Nov 2012 16:35:10 
To: Bhaskara Aji<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Cc: [email protected]<[email protected]>; rachmadhea 
perwitasari<[email protected]>
Subject: Re: [fgmi] Diskusi putusan MK terhadap BP MIGAS
Assalamualikum

Wah - wah,

Sekedar saran Mas mba semua, mari kita tulis dalam forum ini dengan tulisan
yg baik, karena tulisan itu dapat diinterpretasikan macam2..
Hehe.. Santai, woless..

Nais inpoh mas koko, saya pernah denger tambang Churchill yg kena arbitrase
ya? Itu karena perjanjian dngan pemerintah?

Masih pro kontra memang, cuma janggalnya kenapa bnyak pasal yg
bertentangan, dan terkesan cepet bgt ya keputusannya? Apa saya yg tlat
beritanya ya??

Nasionalisme ya? Hmmm, BPmigas kan jg nasional, yg ngatur org kita juga,
apa yg kurang ya?

Salam

On Wednesday, November 14, 2012, Bhaskara Aji wrote:

> wah mas pri, pasti ngga menyimak analogi nya yah..
>
> :p
>
> UPKUH MIGAS (or whattever lah) itu dibawah ESDM. it means di bawah
> negara...
>
> kalau dibawah negara?? saya copykan dan saya kuningkan lagi email saya
> sebelumnya dibawah ini
>
> Mas imat dan kawan"
>
> Sorry saya banyak komentar tapi karena memang saya bekerja di BPMIGAS dan
> saya tau jeroan BPMIGAS spt apa.
>
> Kalau yg dibilang Mas Imat itu
> Sistem akan berada di sebuah sistem yg lebih baik, mungkin iya secara
> struktural jelas.
>
> Tapi saya kasih gambaran yah selama ini BPMIGAS bagaimana kerjanya.
>
> Kementrian ESDM melakukan tender Blok" Migas/CBM yg notabene nya merupakan
> aset negara (karena memang Kementrian ESDM sbg negara) yang kemudian akan
> dimenangkan oleh sebuah perusahaan KKKS.
> Penunjukan pemenang oleh ESDM, akan tetapi yang menandatangani BUKAN ESDM
> tetapi BPMIGAS.
>
> *Kenapa sih mas kok BPMIGAS?
> Karena kalau ESDM yg mengaward pemenang Blok Tender dan Melakukan
> Perjanjian Kerjasama, artinya Negara downgrade dengan melakukan perjanjian
> antara GOV dengan Bussiness. Sehingga perlu dibuat sesuatu yg memang
> perwakilan dari negara akan tetapi bukan pemerintah. Sehingga perjanjian
> yang berlaku itu antara Bussiness dengan Bussiness, bukan Bussiness dengan
> Gov.
>
> *Kenapa sih mas perlu B to B? Kenapa sih ga G to B aja biar simple?
>
> Karena kalau G to B maka jika dalam perjanjian itu ada sebuah ketidak
> sepakatan antara kedua belah pihak maka Gov Indo akan dapat di sue oleh
> KKKS yg menandatangani perjajian. Gov Indo memiliki banyak asset, sehingga
> dikhawatirkan jika dibawa kepada arbitrase dunia maka Gov Indo akan kalah
> dan disita asset nya. Asset ini dapat berupa pulau, blok migas, perusahaan
> BUMN, dll. Sehingga hal tersebut dihindari dengan penandatanganan oleh
> BPMIGAS yg merupakan perwakilan pemerintah. BPMIGAS sendiri tidak memiliki
> asset, bahkan kami sampai komputer pun tidak punya hanya sewa. Sehingga
> kalau suatu saat kami di sue oleh KKKS silahkan saja. Toh kami tidak punya
> asset.
>
> Dengan kata lain bpmigas merupakan bemper negara. Sehingga bpmigas tidak
> mungkin dilebur di dalam negara, karena akan membahayakan negara terhadap
> PSC term yg ditandatangani bersama.
>
> Sudah kebayang PSC term nya resikonya bagaimana?
>
> Kalau ngga kaya gitu jadinya kaya skr perusahaan tambang menuntut gubernur
> kaltim yg melakukan tandatangan kerjasama dengan perusahaan tersebut. Kalau
> kalah siap" aja lepas beberapa hektar tanah kepemilikan tanah Propinsi
> Kaltim.
>
> Saya harap dapat memberikan pemahaman teman" ttg bagaimana sistem kerja
> ESDM-BPMIGAS-KKKS.
>
> Update aja kalau sekarang kita dijadikan unit kerja dibawah ESDM dengan
> status non PNS utk sementara waktu saja hingga muncul badan baru yg
> superbody yg akan menjadi pengatur migas.
>
>
>
>
> sehingga memang seharusnya sebuah badan hukum (mau BHMN/BUMN/seperti BI
> sekalipun) yang tidak memiliki asset dan mengelola industri migas
> nasional...
>
> Salam
> Bhaskara Aji
> -Bangga menjadi bagian dr BPMIGAS-
>
>
>
>
> Warm Regards,
>
> BA
>
> lha kan ada Unit Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (UPKUH
> Migas)... tinggal nunggu perpu nya.... semoga wewenang cepat dipindahkan ke
> PERTAMINA aja... apapun bentuknya saya pilih Instansi yang dapat mengelola
> asset dan mengarahkan kebijakan ke KEMANDIRIAN ENERGI NASIONAL...
>
> Salam,
> PTS
>
>   ------------------------------
> *Dari:* rachmadhea perwitasari <[email protected] <javascript:_e({},
> 'cvml', '[email protected]');>>
> *Kepada:* Bhaskara Aji <[email protected] <javascript:_e({},
> 'cvml', '[email protected]');>>; [email protected]<javascript:_e({}, 
> 'cvml', '[email protected]');>;
> [email protected] <javascript:_e({}, 'cvml', '[email protected]');>;
> prihatin tri setyobudi <[email protected] <javascript:_e({}, 'cvml',
> '[email protected]');>>
> *Dikirim:* Rabu, 14 November 2012 14:24
> *Judul:* Re: Delivered: Fw: [fgmi] Diskusi putusan MK terhadap BP MIGAS
>
> permainan politik sungguh mengerikan ya,,,, Apapun nanti nama dan
> bentuknya, badan seperti BPMIGAS memang harus ada.
>
> yang aq bertanya-tanya nih, terus qt (KKKS) buat POFD, WPnB gimana ya ^^
> heee :p
>
>
> On Wed, Nov 14, 2012 at 2:13 PM, <[email protected]<javascript:_e({}, 
> 'cvml', '[email protected]');>
> > wrote:
>
> Your message was delivered to the recipient.
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>
>
>
>
>
>
>

-- 
Tatzky Reza Setiawan
Exploration Geologist
+62 821 361 253 14
Email : [email protected]
Email : [email protected]

Kirim email ke