Perang,

 kalau saya jadi penduduk Sipadan dan Ligitan -yang sekarang sudah jadi
bagian Malaysia-, saya akan bersyukur karena pasti saya diperhatikan,
tidak seperti waktu dulu semaca menjadi bagian Indonesia yang
ditelantarkan, atau bahkan seberlumnya Masyarakat Indonesia mayoritas
tidak pernah mengenal dan tahu nama kedua pulau itu.

apapun alasannya, saya tidak setuju terjadi konprontasi senjata antara
Indonesia dan Malaysia, yang untuk siapa sih...yang jelas biyayanya sangat besar.....................

saya ucapkan beribu-ribu trimakasih kepada Malaysia yang telah berhasil
menumbuhkan rasa nasionalisme bangsa Indonesia. coba kalau tidak ada,
pasti biasa-biasa saja. sekali lagi trimakasih Malaysia, atau semakin
sering saja biar nasionalisme bangsa Indonesia selalu tumbuh.

 kenapa saya berterimakasih kepada Malaysia?

menumbuhkan rasa nasionalisme -kebangsaan- itu mahal sekali biyayanya,
minimal harus menitipkan kurikulum pelajaran PPKN dan Pancasila ke setiap
jenjang pendidikan yang ada, atau penyuluhan P4. coba hitung berapa besar
biyaya, dan nampaknya sia2. tidak ada pelajaran yang paling membosankan
selain Pancasila, kewiraan dan sejenisnya. So., dengan tanpa biyaya
tiba-tiba rasa kebangsaan bangsa Indonesia tumbuh subur bagaikan jamur.
Iklan gratis bukan?

hasan m

(mantan guru ppkn yang kecewa dgn ppkn)


Celebrate Yahoo!'s 10th Birthday!
Yahoo! Netrospective: 100 Moments of the Web

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke