> Apa ini hanya utopia belaka? Sebuah mimpi tak terealisasis? How about You? Sang
# Pertanyaan yang muncul : untuk apa jadi super power? Apa untungnya? Saya condong realistis, ndak perlulah RI jadi super power. Mbalah repot bikin mumet. Lazimnya, atau sebaiknya, RI ndak berpacu dengan bangsa lain. Sebaiknya berpacu dengan masa lalu. Hari ini lebih baik dari kemarin. Esok lebih baik dari hari ini. Ndak semua bisa diukur dengan mudah tetapi juga ndak sedikit yang bisa diukur. Misalken besaran2 ekonomi : tingkat inflasi-lah, pengangguran-lah, pdb, pertumbuhan, kb, tingkat kesehatan, dll. Sebenernya arah RI sudah dicanangken sejak dulu cukup baik dan sederhana, misalken dalam Bahasa Denmark : `toto titi tentrem kerto raharjo bla bla bla ...' dan juga menuju `masyarakat yang adil makmur' sudah bisa untuk pijakan. Yang perlu dilakuken adalah mewujudken gagasan2 sederhana itu supaya menjadi kenyataan. Ndak perlu gagasan tinggi diawan, yang muluk2, yang ndak realistis. Mimpi dan berpantasi itu sehat dan perlu. Tetapi, denger kata2 Forest Gump : Dream, ... but don't quit your day job. Salam Kibroto ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> What would our lives be like without music, dance, and theater? Donate or volunteer in the arts today at Network for Good! http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/pyIolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
