Mengenali atau Membatasi Tuhan

Adakah akal manusia yang terbatas ini sanggup menjangkau Tuhan Yang Maha Tidak Terbatas?

Pengenalan kita terhadap Tuhan sebenarnya terbagi pada dua; mengenal bahwa Ia ada dan Esa, dan mengenal segala kesempurnaan-Nya; ilmu-Kuya, kuasa-Nya, kasaih sayang-Nya, dll.

Untuk pengenalan pertama, akal dapat melakukanya secara langsung. Artinya, kalau hanya sekedar menetapkan bahwa Tuhan itu ada dan Ia Maha Esa akal yang terbatas ini masing bisa melakukannya. Namun bukan berarti telah sanggup membatasi dan menjangkau-Nya.

Mengenal secara langsung kesempurnaan-Nya  atau sejauh mana kesempurnaan-Nya �menurut saya- tidaklah mungkin bagi akal, sebab demikian itu berarti telah membatasi kesempurnaan Tuhan itu sendiri. Kesempurnaan-Nya menjadi tidak sempurna lagi sesuai dengan keterbatasan akal itu sendiri. Namun secara tidak langsung akal dapat mengenalinya.

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke