saya setuju dengan mas ivan bahwa : "Tuhan sebenarnya dapat dikenal, tapi akal manusia yang membatasinya".
oleh karena itu, sesungguhnya Tuhan itu lebih besar dari apa yang kita pikirkan. konsep-konsep mengenai ke-Tuhan-an hanya membatasi kebesaran Tuhan itu sendiri. dan atas dasar itu pula saya lebih baik mengatakan bahwa Tuhan itu tiada. hal ini bukan berarti saya tidak percaya akan keberadaan-Nya. tetapi justru saya sangat mempercayai keberadaan-Nya. bahwa Ia lebih besar dari apa yang kita pikirkan. bahwa Ia lebih besar dari apa yang manusia konsepkan. apalah arti ada dan tiada bagi Dia yang maha terdahulu. toh Dia ada sebelum kata ada itu sendiri ada. pandangan saya ini mungkin masih terlalu 'doktrinal' bagi mas ivan. karena sejujurnya juga saya memang terpengaruh dengan pandangan agama yang saat ini saya yakini. ISLAM.


ivan dian <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
pak hasan saya sangat apresiasi pada anda.
saya ingin mengatakan bahwa tuhan sebenarnya dapat dikenal, tapi akal manusia yang membatasinya. sama seperti mata dia dapat melihat hal-hal yang dekat,tapi tidak dapat melihat hal-hal yang jauh. begitu juga dengan akal. coba anda mengambarkan sebuah meja. anda tidak akan dapat mengambarkan meja secara keseluruhan. tapi hanya sebagian dari meja itu. begitu juga akal dengan tuhan.
kalau anda mengatakan bahwa akal dapat mengenal pada keesaan-Nya. bagi saya anda terlalu doktrinal. bagaimana anda mengetahui bahwa tuhan itu esa. jelas anda terinspirasi dengan al-qur'an atau dapat dikatakan bahwa anda telah dipengaruhi oleh al-quran jadi menurut saya andapun memakai cara mistik.
bagimana anda mengetahui bahwa tuhan itu esa. apakah melalui akal anda, saya pikir tidak.
apakah dengan membatasi tuhan itu membuat tuhan sendiri tidak sempurna. logika ini terlalu naif buat saya. karena manusia mengambarkan tuhan semampunya. dan tuhan tidak berubah menurut gambaran manusia yang bersangkutan.
apa yang membuat tuhan tidak sempurna?. bukan karena pikiran manusiakan? sesungguhnya manusia yang tidak sempurna dengan pemikiranya, adapun tuhan tetap sempurna sampai tidak terbatas.

hasan mawardi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


Mengenali atau Membatasi Tuhan

Adakah akal manusia yang terbatas ini sanggup menjangkau Tuhan Yang Maha Tidak Terbatas?

Pengenalan kita terhadap Tuhan sebenarnya terbagi pada dua; mengenal bahwa Ia ada dan Esa, dan mengenal segala kesempurnaan-Nya; ilmu-Kuya, kuasa-Nya, kasaih sayang-Nya, dll.

Untuk pengenalan pertama, akal dapat melakukanya secara langsung. Artinya, kalau hanya sekedar menetapkan bahwa Tuhan itu ada dan Ia Maha Esa akal yang terbatas ini masing bisa melakukannya. Namun bukan berarti telah sanggup membatasi dan menjangkau-Nya.

Mengenal secara langsung kesempurnaan-Nya  atau sejauh mana kesempurnaan-Nya –menurut saya- tidaklah mungkin bagi akal, sebab demikian itu berarti telah membatasi kesempurnaan Tuhan itu sendiri. Kesempurnaan-Nya menjadi tidak sempurna lagi sesuai dengan keterbatasan akal itu sendiri. Namun secara tidak langsung akal dapat mengenalinya.

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************



Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" your friends today! Download Messenger Now

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke