Ini yang selalu didengungkan secara klasik dri masa kemasa, namun pembantai dan perang dengan latar belakang agama kian seru.
Bagaimana kalau ada orang yang sukses atau beriman tinggi, mereka akan mengatakan ini berkat agamanya...tapi kalau ada orang yang membunuh karena kepentingan agamanya, maka mereka akan mengatakan ini bukan karena agama..tetapi individunya............
Disinilah manusia sangat pandai bersandiwara................"Dunia ini panggung sandiwara".
Agama bukan satu-satunya, bung!!!...karena diluar itu ada Filsafat yang lebih universal.
Kalau kelompok saling perang atau membunuh karena perbatasan wilayah misalnya jelas sekali persoalannya......tapi kalau perang karena alasan atau atas nama Tuhan/Allah ini apakah dibenarkan...............................Contoh, ketika Irak diserang oleh Sekutu Amerika,
persepsi negara muslim adalah perang terhadap Islam, dan umat Islam di Indonesia sampai mau pergi Jihat................meskipun Sadam Husin adalah manusia pembantai manusia.....tetap dianggap benar...karena Muslimnya itu...............sedangkan Arab saja tidak mendukung...jadi agama selalu dijadikan alasan untuk membunuh dan berperang...ini sebuah bukti yang otentik
Salam renung
FK.
Friend Forever <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Friend Forever <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Menurut saya,Mungkin kita dapat melihat lebih mendasar bahwa bukan agama sebenarnya yang menyebabkanperselisihan antara kelompok, tetapi sebatas mana suatu kelompok tersebut dapat menerimaperbedaan dan sebatas apa para kelompok2 tersebut dapat menjalankan kebenaran. Sebenarnyadi situ letak titiknya dan masalahnya adalah tidak semua orang atau kelompok mampu menyele-saikan masalah dengan tidak saling bunuh, dan itu kembali lagi pada ajaran agama dan kemam-puan orang2 dalam kelompok tersebut untuk mengerti akan ajaran agamanya. Agama yang benartidak akan pernah mengajarkan umatnya untuk membunuh tanpa sebab yang jelas, bahkan deng-an tidak adanya agama mungkin dunia ini tidak akan menganggap manusia sebagai makhlukyang berakal, karena tidak ada rule yang jelas untuk menapaki kehidupan....cukupkan dengan hanyaperaturan yang di buat manusia..?? Sepandai apapun manusia itu, dan seberapa lama suatu peraturanberevolusi saya rasa tidak mungkin ada peraturan yang benar2 sempurna jika caranya seperti itu....karena manusia punya akal yang saling berbeda satu sama lain...trims .. :)
On 10/29/05, Methos <[EMAIL PROTECTED]> wrote:----- Original Message -----
From: "hasan mawardi" < [EMAIL PROTECTED]>
> Apakah agama berpotensi memunculkan kekerasan? jawabannya ya, sejarah
> agama-agama, hampir semua telah mencatat potensi itu. namun tentu saja
> bukan agama satu-satunya potensi munculnya kekerasan (konflik), perut dan
> yang dibawahnya (kemaluan) juga berpotensi besar menimbulkan kekerasan.
>
> menurut saya, sumber utama konflik adalah tidakadanya keadilan.
> ketidakadilan menyebabkan kemiskinan, kemiskinan menyebabkan kebodohan,
> dan kebodohan menyebabkan kerisis -apa saja-.
M :
terusin lagi nanyanya.
sumber utama tidakadanya keadilan itu apa?
******************************************************
Milis Filsafat
Posting : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "filsafat" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.
******************************************************
Milis Filsafat
Posting : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "filsafat" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
