Media Indonesia, 14 April 2006 dalam
Komentar Editorial, Jumat Agung, Paskah dan Pengorbanan memuat laporan
 
Pengirim:
tonipabayo
Saya tidak akan menanggapi editorial ini, namun saya ingin menyampaikan fakta yang sangat menyedihkan sehubungan dengan perayaan Jumat Agung bagi umat Santa Clara. Hari ini umat tidak bisa mengadakan Misa sesuai rencana di Lahan milik gereja yang sudah dipasang tenda dan kursi. Tadi malam aparat Polres Bekasi meminta umat untuk membatalkan Misa Jumat Agung di Lahan milik Gereja karena ada ancaman demo dari Front Pembela Islam. Dengan sangat sedih akhirnya tenda2 yg sudah dipasang dibongkar kembali malam-malam. Menyedihkan, di negara Pancasila dan UUD 1945 yg menjamin kemerdekaan setiap penduduk utk beribadah menurut agama & kepercayaannya masing-masing, umat Khatolik harus dipaksa untuk membatalkan ibadahnya. Kami sangat menyesalkan aparat Polres Bekasi yg tidak mampu memberikan perlindungan kepada warga negara yg ingin beribadah. Polres Bekasi seolah-olah diatur dan dikuasai oleh FPI. Polres Bekasi bukannya menghadapi masa FPI yg berniat melakukan pembubaran acara ibadah, malah mengrbankan umat Khatolik yg ingin beribabah.

Namun demikian, umat Khatolik Santa Clara Bekasi menerima perlakuan ini dengan tabah, diiringi doa semoga orang-orang yang melakukan kezaliman terhadap orang lain diampuni dosa-dosanya oleh Tuhan Yang Maha Kasih. Gereja memang menderita, namun kita percaya Tuhan akan selalu beserta kita.

Umat Khatolik adalah umat yg cinta damai. Kekerasan jangan dibalas dengan kekerasan. Biarlah Tuhan yang akan menentukan.
Tanggapan komentar ini:


To help you stay safe and secure online, we've developed the all new Yahoo! Security Centre.


******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke