Salam hangat,

Sebenarnya klo manusia bisa mendeteksi pergerakan lempeng di bawah sana (lapisan dalam bumi) hal-hal seperti ini bisa dihindari. Setidaknya manusia bisa diperingati terlebih dahulu sebelum terjadinya gempa. Langkah lain adalah membuat bangunan dengan fungsi plus lebih tahan gempa mulai sekarang.

Karena seluruh daerah di Indonesia rawan gempa, bukan cuma yang istimewa-istimewa saja, seharusnya pemerintah sudah mulai menyebarkan informasi "P3K bencana" secara nasional, dan mungkin ada pelatihan-pelatihannya gitu?

Untuk soal adil atau tidaknya Tuhan, kita kayaknya susah menjawabnya, soalnya kita bukan Tuhan. Itu belum lagi klo ada yang berpendapat Tuhan itu tidak ada, lalu siapa yang musti diadil maupun ditidak-adilkan? Semua kan serba subjektif di dunia ini, walaupun berusaha mencapai ke-objektif-an adalah sesuatu yang luhur menurut saya. Karena itu, menurut saya yang dapat dipertanyakan adil atau tidaknya adalah diri sendiri atau manusia-manusia yang lain, karena standar kita (yang mempertanyakan) adalah standar manusia.

Hangat lagi nih salamnya,

Chandra T. Putra

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************




SPONSORED LINKS
Philosophy beauty product Philosophy Philosophy beauty
Philosophy of Philosophy amazing grace Philosophy hope in a jar


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke