Tidak Ada Kata Lain “Bunga”, Kau Cintaku
 
“Mengertilah, sekarang kamu mengerti?, sekarang kamu memahami?”, katanya, “Ya aku cukup mengerti dan Insya Allah paham”, kataku, ia tersenyum,”Apa yang kamu mengerti?, Apa yang kamu pahami?, apa yang kamu maknai?”, katanya, “Yah.. aku tidak bisa menjawabnya”, kataku. “Kenapa?”, katanya, “Tidak ada jawaban, aku nggak tahu”, kataku, “Kenapa?”, katanya kembali, aku menggelengkan kepala, “Karena memang manusia manapun tidak akan mampu menjawabnya”, katanya, “Lantas?”, kataku, “Kamu tahu sendiri kemana kamu harus pergi dan mendapatkan jawabannya”, katanya kembali, aku terdiam.
“Aku tahu kamu masih mencintaiku, aku tahu hatimu hanya untukku, tapi kenapa?”, kataku, ia tersenyum,”Aku cukup tegar”, katanya, “Apa yang kamu maksud dengan aku cukup tegar?”, kataku, “Kamu belum mengerti, kamu belum memahami kan?, kamu dan aku kemudian semua manusia tidak akan mampu menjawabnya kan?, kenapa?”, katanya kembali, aku terdiam.
“Secara nalar, secara lahiriah, secara batiniah, aku yakin kita akan mampu bersatu, dari dulu aku selalu yakin kamu akan mampu melakukannya, akupun berharap kamu bisa melakukannya, akupun sangat dan terus mengharapkanmu, namun semua rencana, semua perhitungan manusia harus gagal, semua harapan harus kandas, dan aku lebih merelakan diri menjemput takdir hidupku sendiri”, katanya.
“Kembalilah kapanpun kamu mau, aku mohon kembalilah”, kataku, “Tidak, aku memiliki Tuhan, ini semua aku lakukan karena kepercayaan bahwa hanya pada-Nya aku menyerahkan diri atas semua harapan-harapan hidup yang kandas, aku yakin manusia tidak dapat berbuat apa-apa”, jawabnya. “Kembalilah, aku mohon sekali lagi kembalilah, kenapa kamu mendustai perasaanmu sendiri”, kataku. “Pergilah, pergilah dari kehidupanku, kini kita lain, aku memiliki buah hati yang demikian aku cintai, anakku, aku harus mentaati suamiku, aku tak ingin mendapatkan azab Tuhanku”, katanya kembali.
Aku tersenyum, aku sangat mengaguminya, seharusnya ia hidup bahagia, aku yakin iapun telah bisa hidup bahagia, namun kedatangan kembaliku mengungkit luka lamanya, aku akan pergi, aku harus pergi. Namun mengapa ia tidak memberitahuku, mengapa ia tidak sabar menungguku, seandainya ia tahu perjuanganku, penantianku, pengalaman hidupku, kesetiaanku, tapi.. ia tetap mencintaiku, dulu saat ini dan mungkin sampai hari kematian nanti, aku tahu hatinya hanya untukku, aku sangat tahu, namun… benar semua perkataannya, kita semua tidak akan pernah bisa mengerti, mengapa?, kita semua tidak akan pernah mampu memahami, mengapa?, kita tidak akan pernah mampu memaknai, mengapa?. Manusia menginginkan kepastian sebuah jawaban, mengapa?, namun, nalar apapun telah bertekuk lutut, akal budi manapun tidak akan pernah sanggup lagi menjawabnya, sementara manusia hanya mampu menjawab lewat nalar atau akal sehatnya, manusia mendapatkan kepastian jawaban hanya lewat nalar dan akal sehatnya. Manusia tidak mampu menjawab, memastikan jawaban atas segala sesuatu yang berada di luar nalar atau akal sehatnya. Di luar kemampuan nalar, di luar kemampuan akal budi, di sanalah bermukimnya Tuhan, Allah SWT, ketika nalar tidak mampu lagi menjelaskan dunia yang kita tempati, ketika akal budi tidak lagi berdaya menjawab, kita akan mendapatkan jawabnya dengan menyerahkan segenap keangkuhan manusia kita pada-Nya, kita akan berujar, segalanya berasal dari-Nya dan akan kembali pada-Nya, takdir, karomah, keajaiban, berserah dirilah kepada-Nya karena Dia Maha Mengetahui segalanya, karena Dia Maha berkuasa atas segalanya, ibroh, hikmah, iklhas, tawakal, sabar dan sholat.
 
CATATAN-CATATAN UNTUK “BUNGA”
SURABAYA JULI 2006

 


Do you Yahoo!?
Next-gen email? Have it all with the all-new Yahoo! Mail Beta. __._,_.___

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************





SPONSORED LINKS
Philosophy beauty product Philosophy Philosophy beauty
Philosophy of Philosophy amazing grace Philosophy hope in a jar


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke