Bagai Membuang Kotoran

Kepribadian seseorang tidak dilihat tinggi rendahnya pendidikannya 
namun pribadi yang menarik selalu saja mengundang orang. Hampir saya 
melihatnya dirinya selalu sibuk mulai dari peminta-minta yang selalu 
datang ke rumahnya sampai penjabat tetap dilayani dengan baik.  
Begitu mudahnya dirinya berbuat baik pada orang lain, seolah tidak 
terbebani apakah orang yang ditolongnya akan membalasnya atau tidak. 
Toh, dia tetap melakukan kebaikan itu pada orang lain.

Pada satu kesempatan, kebiasaan kami untuk selalu diskusi keilmuan 
saya berkesempatan, saya gunakan untuk bertanya, bagaimana sih 
caranya agar kita mudah berbuat baik pada orang lain?"

"Lakukanlah kebaikan itu bagaikan kita membuang kotoran. Kalo kita 
membuang kotoran apakah mungkin kita korek-korek kembali? Lakukanlah 
kebaikan itu dengan setulus hati dan jangan pernah mengenangnya 
kembali." Begitulah jawabnya.

Wassalam,
Agussyafii
http://agussyafii.blogspot.com









******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke