Penjual Peci

Setiap kali saya bertemu orang seperti berenang dilautan kearifan. 
Kearifan itu seolah menjadi satu pada diri sosok yang biasa dan 
tidak bernama. Pertemuan dengan orang lain buat saya berarti sama 
halnya mendidik diri sendiri, berempati bahkan juga terlibat dalam 
pergumulan batin yang melahirkan pencerahan.

Pencerahan itu juga saya dapatkan ketika saya bertemu dengan penjual 
peci yang beberapa hari menjelang lebaran yang lalu. Sosok raut 
mukanya berseri, dia bertutur bahwa sudah hampir 35 tahun dirinya 
berjualan peci. Saya bertanya padanya, "Bapak apa yang menarik dari 
menjual peci?"

Katanya menjual peci adalah pekerjaan yang mulia yang memiliki makna 
untuk selalu mawas diri. "adek tau apa artinya peci?" tanya si 
penjual peci. "Tidak pak." Jawab saya. "Peci itu artinya pikiran 
suci, Maknanya agar kita menjaga kesucian pikiran kita dari belenggu 
dan kotoran-kotoran hawa nafsu." Kata si penjual peci itu

Wassalam,
Agussyafii
http://agussyafii.blogspot.com





******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke