Semuanya menjauh, bukan mendekat.  Dari, bukan ke.  Tidak berada di
suatu tempat, bukan di suatu tempat.      Selama ini aku percaya
padanya.  Aku mempercayainya, seolah2 dia Tuhan.  Kupikir dia adalah
sosok yang penuh dengan kebaikan dan kemuliaan.  Namun aku terhempas
tanpa pegangan, yang berakhir di kehampaan.    Demikian sederhananya,
hingga sulit mempercayainya -- karena kesederhanaan, anehnya justru bisa
mengecewakan.    Maksud saya, kita bertarung melawan suatu otak yang
mampu berkilah.  Kata2 yang tidak bersungguh2.  Yang hanya berbicara -- 
berbicara saja.    Kemudian Si Pemuja -- yang tak berwajah dengan sikap
pasrah dan pandangan yang merunduk.    Masih tidak mengertikah ?   
Kurasa aku takkan pernah bisa membuatmu mengerti.  Kau tak tahu apa
artinya menginginkan sesuatu ...dan melihatnya setiap hari.    Rousseau
menyatakan  manusia terlahir bebas; namun di mana2 dia terbelenggu.   
(Jung) nilai absolut suatu ide atau perasaan tidak dapat ditentukan,
kecuali nilai relatifnya. Salah satu cara sederhana meski tidak selalu
tepat untuk menentukan nilai2 relatif adalah menanyai seseorang apakah
ia menyukai satu hal melebihi satu hal lainnya.  Atau suatu situasi
eksperimental dapat dirancang untuk menguji apakah seorang individu akan
berusaha lebih keras untuk mendapatkan suatu insentif ketimbang insentif
lainnya.    Mencari pemahaman kepribadian, dimana masa sekarang yang
tidak hanya ditentukan oleh masa lampau (kausalitas) tetapi juga
ditentukan oleh masa depan (teleologi).   (Adler) menemukan ide bahwa
manusia lebih dimotivasikan oleh harapan2nya tentang masa depan daripada
pengalaman2 masa lampaunya. Tujuan2 ini tidak ada di masa depan sebagai
bagian dari rancangan teleologis, melainkan hadir secara subjektif atau
secara mental di sini dan kini dalam bentuk perjuangan2 secara cita2
yang mempengaruhi tingkah laku sekarang.    Erich Fromm mengemukakan
suatu yang sebagai perasaan identitas yang timbul dari memiliki
seseorang dan bukan dari menjadi seseorang.    Manusia perlu memiliki
suatu kerangka acuan, yakni suatu cara yang stabil dan konsisten dalam
memandang dan memahami dunia.    Fromm menganjurkan adanya masyarakat,
dimana manusia berhubungan satu sama lain dengan penuh cinta, yang
berakar dalam ikatan2 persaudaraan dan solidaritas, suatu masyarakat
yang memberi kemungkinan2 untuk mengatasi kodratnya dengan menciptakan
bukan dengan membinasakan, dimana setiap orang mencapai pengertian
tentang diri dengan mengalami dirinya sebagai subjek dari kemampuan2nya
bukan dengan konformitas. Dimana setiap orang akan memiliki kesempatan
yang sama untuk menjadi manusiawi sepenuhnya.  Tidak akan ada kesepian,
perasaan isolasi, keputus-asaan.        

Kirim email ke