Sebetulnya aku yang gak ngerti atau anda yang gak peka dengan sindiran ? he..he.. emang lucu sih... tapi garing euy !
--- In [email protected], as as <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > kau lucu, selo > hihihi > > aku hanya membuat kiasan di sini > > tapi kau tak mengerti > > apa yang terkandung dalam esensi > > temon_brangti <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Ohhh, Kitab itu yang anda yakini saudara as as > Wah saya gak berani berkomentar karena memang saya gak tau menahu > soal kitab yang anda imani itu. > Saya mengutip beberapa Isi Al-Qur'an karena anda sendiri yang > mempertanyakannya. Kalu soal isi kandungan kitab yang anda imani > itu, saya sih gak peduli, he..he.. > > --- In [email protected], as as <as2004as_as@> wrote: > > > > Aku juga bisa nulis gini, kok Selo > > > > Kitab ini > > tak diragukan lagi > > adalah > > bisikan langsung dari > > Kiai Rojomili > > yang terjadi > > pada hari > > malem Jum'at Legi > > hihihi > > > > Jadi, Selo, biarkan kitab Kiai Rojomili ini > > menjawab sendiri > > hihihi lagi > > > > mumpung puasanya blon mulai > > > > aku sudah bikin pengumuman, kok > > agar semua orang menghormati aku > > wong aku poso > > hihihi > > > > hayo , kamu hormat' > > kamu hormat > > kamu hormat > > > > graaaaaaaaak > > > > kalau kagak mau hormat > > aku dah bawa orang2 > > bawa penthungan > > hehehe > > > > temon_brangti <temon_brangti@> > wrote: Terima kasih atas pernyataan > ketololannya. Kita berdua tidak berada > > pada zaman dimana Qur'an dikumpulkan. Sangatlah gegabah > menyimpulkan > > sahabat utsman sebagai seorang yang berkhianat pada amanat > > rasulullah. > > > > Bila Anda meragukan pengetahuan saya, sungguh sangat wajar > karena > > saya memang terbatas dan bolehlah dikatakan sama sekali bodoh. > > Sungguh jauh berbeda dengan saudara as as yang berwawasan luas > dan > > mumpuni. Tapi karena Al-qur'an yang anda ragukan kebenarannya, > > biarlah Al-Qur'an sendiri yang menjawabnya. > > > > Q. S Al-Hajj : > > Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. (75) > > Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu > > mengetahui, (76) sesungguhnya Al Qur'an ini adalah bacaan yang > > sangat mulia, (77) pada kitab yang terpelihara [Lauh Mahfuzh], > (78) > > tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan. (79) > > Diturunkan dari Tuhan semesta alam. (80) Maka apakah kamu > menganggap > > remeh saja Al Qur'an ini?, (81) kamu [mengganti] rezki [yang > Allah > > berikan] dengan mendustakan [Allah]. (82) Maka mengapa ketika > nyawa > > sampai di kerongkongan, (83) padahal kamu ketika itu melihat, > (84) > > dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu. Tetapi kamu tidak > > melihat, (85) > > > > Q.S Al-Baqarah : > > Alif laam miim . (1) Kitab [Al Qur'an] ini tidak ada keraguan > > padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa , (2) [yaitu] mereka > > yang beriman kepada yang ghaib yang mendirikan shalat [6] dan > > menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka, > > (3) dan mereka yang beriman kepada Kitab [Al Qur'an] yang telah > > diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan > sebelummu > > serta mereka yakin akan adanya [kehidupan] akhirat. (4) Mereka > > itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan > merekalah > > orang-orang yang beruntung (5) > > > > Dan jika kamu [tetap] dalam keraguan tentang Al Qur'an yang Kami > > wahyukan kepada hamba Kami [Muhammad], buatlah satu surat [saja] > > yang semisal Al Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain > > Allah, jika kamu orang-orang yang benar. (23) Maka jika kamu > tidak > > dapat membuat [nya] dan pasti kamu tidak akan dapat membuat > [nya], > > peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan > batu, > > yang disediakan bagi orang-orang kafir. (24) > > > > Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk > > atau yang lebih rendah dari itu Adapun orang-orang yang beriman, > > maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, > > tetapi mereka yang kafir mengatakan: "Apakah maksud Allah > menjadikan > > ini untuk perumpamaan?" Dengan perumpamaan itu banyak orang yang > > disesatkan Allah dan dengan perumpamaan itu [pula] banyak orang > yang > > diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali > > orang-orang yang fasik, (26) [yaitu] orang-orang yang melanggar > > perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa > > yang diperintahkan Allah [kepada mereka] untuk menghubungkannya > dan > > membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang > rugi. > > (27) Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, > > lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan > dihidupkan- > > Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan? (28) > > > > Asy-Syuaraan: > > Thaa Siin Miim (1) Inilah ayat-ayat Al Qur'an yang menerangkan. > (2) > > Boleh jadi kamu [Muhammad] akan membinasakan dirimu, karena > mereka > > tidak beriman. (3) Jika Kami kehendaki niscaya Kami menurunkan > > kepada mereka mu'jizat dari langit, maka senantiasa kuduk- kuduk > > mereka tunduk kepadanya. (4) Dan sekali-kali tidak datang kepada > > mereka suatu peringatan baru dari Tuhan Yang Maha Pemurah, > melainkan > > mereka selalu berpaling daripadanya. (5) Sungguh mereka telah > > mendustakan [Al Qur'an], maka kelak akan datang kepada mereka > > [kenyataan dari] berita-berita yang selalu mereka perolok- olokan. > > (6) > > > > Maka karena itu serulah [mereka kepada agama itu] dan tetaplah > > sebagaimana diperintahkan kepadamu dan janganlah mengikuti hawa > > nafsu mereka dan katakanlah: "Aku beriman kepada semua Kitab yang > > diturunkan Allah dan aku diperintahkan supaya berlaku adil di > antara > > kamu. Allah-lah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami amal-amal > kami > > dan bagi kamu amal-amal kamu. Tidak ada pertengkaran antara kami > dan > > kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nyalah kembali > > [kita]" (15) > > > > Beberapa fakta tentang Qur'an yang saya tahu adalah bahwa setelah > > Rasulullah wafat, ada 4 salinan Al-qur'an yang ditulis dengan > dialek > > masing-masing penyalinnya, salah satunya adalah Ummul Mukminin > Hafsa > > ra. Pada awalnya Rasulullah mengizinkan shabat menulis dengan > dialek > > mereka masing-masing tapi kemudian dialek itu malah dikhawatirkan > > dianggap Qur'an yang asli. Karena alas an itulah Ustman mambakar > > ketiga salinan dan menyusun Qur'an berdasarkan sumber yang > terdekat > > dengan Rasulullah yaitu Ummul Mukminin Hafsa ra. > > > > Sejak saat itu, untuk tetap menjaga keaslian Al-Qur'an, Walaupun > > diterjemahkan dalam bahasa apapun, bahasa asli Al-Qur'an akan > tetap > > terpelihara. > > > > Al Hajj : > > Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an, dan sesungguhnya > > Kami benar-benar memeliharanya . (9) > > > > Sekali lagi terima kasih saudara As as karena membuat saya > semakin > > sadar kalau manusia begitu jauh dari pemahaman terhadap diri dan > > sejarahnya. Maafkan kelancangan saya yang bodoh ini. > > > > Memasuki Bulan suci Ramadhan ini saya juga bermaksud meminta maaf > > pada semua anggota milis bila ada perkataan saya yang tidak pada > > tempatnya. Semoga semua hati dilapangkan. > > > > --- In [email protected], as as <as2004as_as@> wrote: > > > > > > Kamu, Selo, memang tolol, sama dengan para fanatikus lain yang > > memikir dengan dengkul tanpa menggunakan otak dan perasaan yang > > dikaruniakan oleh Allah. > > > > > > Allah, adalah Tuhan saya yang melindungi saya dan yang selalu > > menolong saya.. > > > > > > Kamu, pasti tak pernah belajar, bagaimana mushaf itu > dikumpulkan. > > Semula ada banyak mushaf, lalu dibentuk panitia, lalu disodorkan > > hanya satu mushaf, sedang mushaf lain dimusnahkan. Usman diprotes > > oleh sahabat Rasulullah, ialah Abu Dzar al Ghifari yang sangat > > jujur, tapi, hasilnya, Abu Dzar justru dimakzulkan oleh Usman. > Bukti > > campur tangan Usman yang tidak bertanggung jawab. > > > > > > Pada waktu ini ada mushaf yang dimiliki kaum syi'ah di > pedalaman, > > yang lain daripada mushaf Usmani. > > > > > > Rasulullah tidak pernah mengajarkan mengenai rukun iman. Rukun > > iman disusun oleh ulama kemudian, yang juga, beda dengan rukun > > imannya kaum syiah. Saya sendiri bukan syiah. > > > > > > Ulama o'on, yang .membuat kriteria murtad seperti yang kamu > anut > > itu. > > > > > > Allah , tentu tak pernah bikin ayat yang mendukung perkawinan > Nabi > > dengan Hafsah. > > > > > > Dan ratusan ayat yang perlu ditinjau kembali. > > > > > > Orang2 o'on juga meyakini kalau kepala Rajamala itu dapat > memberi > > berkah secara ainul yakin dan ilmul yakin, sama seperti cara kamu > > meyakini yang identik dengan para fanatikus lainnya, yang akan > > mendirikan negara khilafah di Indonesia. > > > > > > Saya tidak bodoh seperti yang kamu katakan. Kamulah, terbukti > > bodoh, yang berfikir menggunakan dengkul. > > > > > > Bumi yang dihamparkan itu, pasti tidak bulat, tolol, terbukti > lagi > > kamu tak bisa berfikir jernih. > > > > > > Kamu cuma yakin seperti fir'aun yakin, penuh kesombongan, tidak > > menggunakan akal dan perasaan. > > > > > > > > > temon_brangti <temon_brangti@> > > wrote: Anggaplah saya memang tolol, > > pada kenyataann ya memang sedikit > > > sekali yang saya tahu dari dunia dan diri saya sendiri. Lalu > apa > > > yang Kau tahu tentang Allah? > > > > > > Kau begitu yakin bahwa Allah tidak mungkin memaparkan semua > itu, > > > lalu yang mana yang kau sebut murtad ? murtad dari sudut > pandang > > > siapa? Bagi setiap muslim, menafikan salah satu dati rukun > Iman, > > dan > > > salah satunya adalah iman terhadap kitab sudah cukup > > dikategorikan > > > tidak beriman. > > > > > > Tentu saja saya yakin (ilmul yakin) tentang apapun yang > tertera > > di > > > Qur'an. Sesuatu diyakini secara keilmuan/ pengetahuan yang > > > disodorkan, penglihatan (ainul yakin) dan keyakinan yang > dialami > > > sendiri (haqul yakin). > > > > > > Kenallah dirimu sendiri bila kau ingin mengenal Tuhan, tapi > bila > > kau > > > mengira telah mengenal Tuhan maka satu-satunya yang kau > ketahui > > > adalah kenyataan bahwa dirimu sangatlah bodoh. > > > > > > Oh, ya, sejauh yang saya baca dari Al-Qur'an saya belum pernah > > > membaca bahwa Allah menyatakan bumi datar. Yang pernah saya > baca > > di > > > An-Naba adalah Bumi yang dihamparkan, itu bukan berarti datar. > > > Mungkin yang juga harus anda benahi adalah kemampuan menangkap > > makna. > > > > > > bukti apa yang kau punya as as ? > > > > > > "Dan walaupun berkumpul seluruh manusia dan Jin mencoba > membuat > > > sesuatu seperti Al-Qur'an maka tak akan mungkin mereka bisa > > > melakukannya walau seayatpun" > > > > > > Wallahu a'lam > > > Wa astaghfirullah > > > > > > --- In [email protected], as as <as2004as_as@> wrote: > > > > > > > > Selanjutnya Selo > > > > Apakah kau akan murtad bila terbukti itu semua buatan > manusia ? > > > > Itulah suatu kelemahan, Selo > > > > Artinya kau sama sekali tidak menghargai semua upaya > Rasulullah. > > > > Aku tak akan murtad, meskipun itu bukan wahyu. > > > > Aku sangat menghargai dan menjunjung tinggi semua efforts > > beliau. > > > > > > > > as as <as2004as_as@> wrote: > Hehehe > > > > Kok marah > > > > Emangnya sudah baca sampai katam apa belum. > > > > Kalau sudah > > > > Apa mungkin Allah bilang bumi ini datar > > > > Apa mungkin Allah bilang > > > > Malaikat itu sayapnya dua dua atau tiga tiga > > > > Apa mungkin Allah bilang > > > > bintang terletak pada langit yang dekat > > > > meteor untuk nglempar setan. > > > > Pakai akal yang diberi Allah, Selo > > > > Jangan cuma taklid ama ulama o'on. > > > > > > > > temon_brangti <temon_brangti@> wrote: > > > > APA YANG KAU MAKSUD KARANGAN > MANUSIA > > DAN > > > KEBOHONGAN PUBLIK ?!!! > > > > HATI-HATI AS AS, ANDA MULAI MEMBUKA KEDOK ANDA SENDIRI DAN > > > TELUNJUK > > > > MALAH AKAN TERTUJU PADAMU SENDIRI > > > > --- In [email protected], as as <as2004as_as@> wrote: > > > > > > > > > > Sudah jelas karangan manusia, kok diakukan sebagai wahyu. > > > > > Istilah zaman sekarang adalah 'pembohongan publik'. > > > > > > > > > > qalam26 <[EMAIL PROTECTED]> > > > > wrote: > > > >  > > > >  > > > > > > > > > > ɧ > > > > 81; > > > > > > > > > > ɦ > > > > 76;  > > > > > > > > > > KEDUDUKAN WAHYU DAN AKAL > > > > > > > > > > Manusia adalah mahluk yang memiliki akal. kecerdasan > akal > > > > > manusialah yang telah menempatkan manusia pada posisi > yang > > > mulia > > > > di > > > > > dunia dibandingkan dengan hewan dan tumbuhan. Dengan > > kemampuan > > > > akal > > > > > inilah manusia dapat mengembangkan ilmu alam dan > teknologi. > > > Namun > > > > > akal tidak serta merta mampu membuat manusia memahami > > hakikat > > > > > eksistensinya. Hakikat eksistensi manusia tidak dapat di > > capai > > > > dengan > > > > > menggunakan refleksi dan perenungan rasional semata. > > > > > Hikmah dibalik eksistensi manusia didunia tidak pernah > > bisa > > > > > difahami dan dicapai dari penalaran rasional belaka dan > > > imajinasi > > > > > hawa nafsu, oleh karenanya manusia seringkali tersesat > > dalam > > > > memahami > > > > > fenomena alam seperti gunung matahari dan bulan yang > mereka > > > > anggap > > > > > sebagai sesembahan dan tuhan. Mungkin saat ini manusia > > > menyembah > > > > > Materi (uang, Harta, Sex dan kekuasaan). > > > > > Manusia juga tersesat dalam memaknai posisi dan > > kedudukannya > > > > dirinya > > > > > didunia, ia beranggapan bahwa dunia hanyalah untung- rugi > > > > material, > > > > > tujuan menghalalkan cara, yang kuat yang bertahan yang > > lemah > > > > > terseleksi oleh alam, hak ada dalam kekuasaan, Tujuan > hidup > > > > adalah > > > > > kehendak berkuasa, hidup adalah mencari kenikmatan. > Sekali > > > lagi > > > > semua > > > > > ini tidak memiliki dasar apapun kecuali hawanafsu > manusia > > yang > > > > > dikokohkan oleh akal. > > > > > Akal merupakan ciptaan tuhan, karena tidak mungkin > > > keteraturan > > > > yang > > > > > amat mendetail hingga tingkat matematis dari hukum alam > itu > > > ada > > > > > kecuali dengan adanya tuhan sebagai pencipta dan > pengatur > > > > sekalian > > > > > alam beserta hukum-hukumnya. > > > > > > > > > > Manusia tidak menciptakan dirinya sendiri dan tidak > > tercipta > > > dari > > > > > ketiadaan > > > > > > > > > >  > > > > > > > > > > ɧ > > > > 62;  > > > >  > > > >  > > > >  > >  > > > > > > > > > > ɧ > > > > 61; > > > >  > > > > > 35. Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun ataukah > > mereka > > > yang > > > > > menciptakan (diri mereka sendiri)? > > > > > > > > > > Hakikat dari eksistensi manusia hanya dapat difahami > dengan > > > > > perantaraan wahyu dari tuhan (Alloh.SWT). Filsafat yang > > dibuat > > > > oleh > > > > > manusia sebagi upaya pencarian makna dan hikmah dari > > > eksistensi > > > > > manusia tidak akan mencapai suatu kepuasan dan ketetapan > > hati, > > > > karena > > > > > akal tidak berfungsi untuk menetapkan hukum dan > penetapan > > > makna > > > > hidup, > > > > > yang berhak menentukan hukum dan makna hidup adalah > tuhan > > dan > > > > tuhan > > > > > tidak membiarkan ciptaannya itu hidup tanpa di beri > > petunjuk > > > > (wahyu). > > > > > > > > > >  > > > > > >  > > > > > >  > > > > > > > > > > ɧ > > > > 54;  > > > > > > > > > > ɨ > > > > 72; > > > >  > > > > > 56. dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan > > supaya > > > > mereka > > > > > mengabdi (menyembah) kepada-Ku. > > > > > > > > > > Manusia dan akalnya diciptakan oleh tuhan untuk > menjalankan > > > > syariat, > > > > > hukum dan mengibadahi tuhan. Dan tidak perlu lagi > manusia > > > membuat- > > > > > buat makna dan hukum selain yang telah ditetapkan oleh > > alloh. > > > > Akal > > > > > diciptakan oleh tuhan agar manusia dapat memahami Wahyu > dan > > > bukan > > > > > untuk menentang dan menandingi wahyu. > > > > > Salah satu produk akal adalah filsafat, pada batas- > batas > > > > > tertentu filsafat mungkin berarti, tapi filsafat sebagai > > > bentuk > > > > > pencarian eksistensi kehidupan manusia secara umum dan > > mutlak > > > > adalah > > > > > suatu bentuk kesalahan. Karena makna hidup tidak dapat > > > difahami > > > > oleh > > > > > akal yang terlepas dari bimbingan wahyu dan petunjuk > alloh. > > > > > Katakan siapa yang lebih memahami akan hakikat dan makna > > > hidup ? > > > > > apakah manusia? Alam ? > > > > > Atau Pencipta manusia dan Alam yang selalu mengawasi > > manusia > > > > diatas > > > > > langit? > > > > > Apakah mahluk yakni akal dapat menghakimi tuhan sebagai > > > pencipta > > > > > dirinya? > > > > > > > > > >  > > > > > > > > > > ɦ > > > > 76;  > > > > > >  > > > >  > > > >  > > > >  > > > >  > > > >  > > > > > 4. Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia > > > menjadi > > > > > pembantah yang nyata. > > > > > (An-Nahl: 4) > > > > > > > > > > Itulah sebuah tragic dimana mahluk yang berasal dari > air > > yang > > > > > hina (mani), lalu mencoba melawan tuhan dengan akal yang > > juga > > > > > ciptaannya? Sungguh ironis... > > > > > Kadang aku melihat filsafat sebagai upaya perlawanan > > manusia > > > > terhadap > > > > > tuhan, yakni dengan mengklaim bahwa akalnya dapat > mencapai > > > > kebenaran > > > > > dan esensi dari eksistensi tanpa bimbingan tuhan > (wahyu/Al- > > > > quran). > > > > > Lalu sebuah kesombongan besar dari manusia dengan > > mengatakan > > > > > bahwa rasio adalah pusat dari keberadaannya > (RASIONALISME), > > > dan > > > > > menjadi tolak ukur dari segala sesuatu.. yakni moral, > etika > > > dan > > > > hukum. > > > > > Sekali lagi semua itu adalah sebuah kesombongan > manusia, > > ia > > > > > menganggap dirinya serba cukup > > > > > > > > > > >   > > > > > > > > > > ɦ > > > > 76; > > > > > > > > > > ɧ > > > > 55;  > >  > > > >  > > > > > > > > > > ɨ > > > > 83;  > > > > > 6. Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar > melampaui > > > batas, > > > > > 7. karena Dia melihat dirinya serba cukup. (al-Alaq 6- 7) > > > > > > > > > > Manusia telah melampaui batas karena menganggap akalnya > > dalam > > > > > bentuk filsafat itu cukup dan mampu mencapai kebenaran > > tanpa > > > ada > > > > > bimbingan dari Alloh. Atau ia melampaui batas karena ia > > telah > > > > > menggagap wahyu dari tuhan ini tidak sempurna sehingga > ia > > > perlu > > > > untuk > > > > > mencari-cari lagi akan kebenaran dan makna hidup dari > yang > > > diluar > > > > > wahyu yakni akalnya (filsafat). > > > > > Tuhan menciptakan akal bukan untuk menentang dan > menyerang > > > wahyu > > > > > atau menciptakan aturan hukum sendiri yang terlepas dari > > > petunjuk > > > > > tuhan (wahyu). Tapi akal diciptakan Tuhan agar manusia > > manusia > > > > mampu > > > > > memahami dan menjalankan aturan dan hukum yang ada > didalam > > > wahyu > > > > > tersebut. > > > > > Sungguh filsafat adalah jalan panjang yang gelap, rumit > > dan > > > > > berliku-liku sangat mengerikan dimana kita terjebak > dalam > > > sebuah > > > > > imajinasi dari penulis yang tidak berujung pangkal, > mengapa > > > kita > > > > > tidak mencari jalan yang mudah yakni ISLAM DAN SUNNAH. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > > > > Boardwalk for $500? In 2007? Ha! > > > > > Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's > > economy) > > > at > > > > Yahoo! Games. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > > > Ready for the edge of your seat? Check out tonight's top > picks > > on > > > Yahoo! TV. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > > > Boardwalk for $500? In 2007? Ha! > > > > Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's > economy) > > at > > > Yahoo! Games. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > > Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! > > Travel. > > > > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > Catch up on fall's hot new shows on Yahoo! TV. Watch previews, > get listings, and more! > > > > > > > > > --------------------------------- > Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today! > ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
