Sebentar...Seperti biasa (karena keterbatasan saya dalam menangkap makna) saya harus mengurai dulu tulisan ini. Robihah berpendapat bahwa : 1. Manusia adalah tuhan yang berjalan di muka bumi yang selalu berhati- hati dengan tingkah lakunya 2. Tuhan mati ketika manusia mati karena tidak ada yang mengakuinya 3. Tuhan ada dan tiada tanpa kesadaran kita 4. Telur jadi ayam dan ayam bertelur 5. Apakah semesta ada penyangganya ?, kesimpulan robihah adalah tidak karena semua telur, tuhan dan zat tidak bersatu dalam mewujud berfikir dengan sendirinya (pernyataan ini begitu sulit saya pahami walaupun saya baca berulang-ulang)
Pernyataan pertama bahwa manusia adalah Tuhan yang berjalan di muka bumi. Pernyataan ini bisa berarti, manusia sebagai wakil Tuhan yang dikaruniai akal pikiran dan wewenang. tapi di sisi yang lain, hal ini juga melahirkan tanggung jawab. Bersama dengan wewenang mengelola dan membangun peradaban, manusia juga bertanggung jawab atas keberlangsungan alam ini. Pernyataan kedua yang menyatakan Tuhan mati ketika manusia mati agak sulit dibuktikan. 1) Bagaimana manusia memastikan sesuatu (mati/ tidak mati) ketika dia mati, lalu siapa yang mematikannya ? 2) Kalau Tuhan mati bersama manusia, manusia mana yang mati bersama Tuhan ? maksudnya, manusia kan banyak. Apakah robihah bermaksud mengatakan bahwa manusia tidak akan punah karena Tuhan selalu ada atau sebaliknya, Tuhan akan mati karena manusia kelak binasa ? Kalau pernyataan pertama yang dimaksud maka itu sama saja menutup mata terhadap fenomena alam. Karena sudah jelas manusia itu akan mati dan dunia mengarah pada kehancuran. Kalau pernyataan kedua yang dimaksud, maka Anda termasuk yang tidak percaya dengan adanya akhirat, karena untuk adanya akhirat maka harus ada kehidupan kembali, lalu siapa yang akan menghidupkan manusia setelah kematiannya kalau Tuhan juga mati ? Pernyataan ketiga, saya kurang paham, trus pernyataan keempat tentang telur, dan yang kelima, saya betul-betul tidak paham. Wassalam --- In [email protected], "robihah06" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > bagiku manusia adalah tuhan yang berjalan di bumi dan selalu berhati > hati dengan tingkah lakunya... > dan tuhan akan mati ketika manusia juga mati kaerena tidak adalagi > yang mau mengakuinya.. > oleh karernat itu tuhan selalu ada dan tiada tanpa kesadaran kita > telur jadi ayam , ayam bertelur.. > ada satu laig rantai tidak akan pernah putus. > apakah semesta ini ada penyangganyia tentu tidak kan karena semua telu > r dan semua tuhan dan semua zat dan semua ada dan tiada bersatu dalam > mewujud berfikri dengna sendirinya.......please balas > ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
