Prahara Mengguncang

By: Agussyafii

Pernah datang seorang Ibu ke Rumah Amalia, bercerita prahara datang mengguncang 
rumah tangganya.  Hatinya yang perih terlihat dari setiap tetes air matanya 
yang berlinang. Malam itu beliau sengaja berbagi rizki dan berdoa bersama anak2 
Amalia, 'saya hanya memohon kepada Allah agar keluarga kami diberikan 
keberkahan dan keselamatan..' ucapnya lirih.

Tak kuasa hatinya menanggung sakit karena suaminya berselingkuh. Bertahun-tahun 
dirinya melalui pahit getirnya kehidupan berjuang mendampingi suami tercintanya 
untuk mencapai puncak karier, Namun kini setelah mencapai impian, beliau 
sebagai istri dicampakkan begitu saja hanya karena seorang perempuan lainnya. 
Keadaan itu nyaris membuatnya putus asa dan sempat terpikir untuk mengakhiri 
hidup. 'Saya teringat tulisan Mas Agus yang mengatakan bahwa hidup ini adalah 
anugerah dan bunuh diri adalah perbuatan dosa yang tak terampuni,' ucapnya 
getir. Beliau mengunci diri di dalam kamar untuk menghindar dan tidak ingin 
bertegur sapa dengan siapapun karena pengkhianatan yang dilakukan sang suami. 

Diawal perkawinannya semua terasa indah. Kekurangan dan kelebihan menghiasi 
hidupnya. Suami melanjutkan studi S2, karier di kantor semakin cemerlang. 
Tiba-tiba prahara itu datang mengguncang.  Dirinya menemukan sebuah akun FB 
gambar suami bersama perempuan lain yang mengaku sebagai istrinya. Prahara itu 
telah mencabik-cabik hatinya. Pertengkaran hebat terjadi. Suami meninggalkan 
pergi dirinya dan anaknya. Ditengah prahara itu anaknya jatuh sakit. Pontang 
panting dalam kesendirian membawa anaknya ke rumah sakit justru telah membuat 
beliau menjadi tegar dan kuat.  'Saya tahu setiap ujian yang diberikan Allah 
kepada hambaNya agar kita menjadi kuat dan tegar.' tutur beliau dengan penuh 
tetesan air mata.

Allah menjawab doa kami. Tidak sampai seminggu kemudian putra tercinta sudah 
diperkenankan keluar dari Rumah sakit. Anugerah Allah tidak berhenti disitu 
saja, Allah membukakan pintu hati suami untuk pulang ke rumah dan telah 
menyadari kesalahan. Kebahagiaan itu hadir ditengah keluarga beliau dan beliau 
semakin yakin bahwa Allah senantiasa miiliki anugerah yang terindah dalam 
hidupnya dan keluarganya.

Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan 
keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. (QS. 
Ath-Thalaq : 2-3).

Wassalam,
agussyafii
--
Teman. Yuk, hadir pada kegiatan 'Amalia Berqurban' (AMAR) di Rumah Amalia, Jl. 
Subagyo IV Blok ii, No. 23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Rabu, tanggal 17 
November 2010. Jam 9 s.d 11 Pagi. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di 
http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafiiatau sms di 
087 8777 12 431.
 


      

Kirim email ke