Bertaubat

By: M. Agus Syafii

Sepulang sholat di masjid entah kenapa leher dan punggungunya terasa sakit. 
Sudah dibawa ke dokter namun tak kunjung sembuh. Istrinya selalu saja 
mengingatkan agar bersabar dan berusaha membesarkan hatinya. 'Ini ujian Pak..' 
Kata Istrinya. 'Kenapa aku selalu bernasib buruk? Apakah Allah dendam padaku?' 
ucap Laki-laki tua itu sambil menangis putus asa. 

'Istighfar Pak, Allah tidak pernah dendam kepada kita. Untuk apa?  Allah tidak 
membutuhkan apapun. Lanjut Istrinya. 'Tapi mengapa Allah menghukumku? Bukankah 
itu berarti Allah membenciku?' Isak tangisnya terdengar. 'Bukan benci Pak, itu 
tandanya Allah sayang ama kita. Allah mengingatkan agar kita segera bertaubat. 
Mungkin kita pernah melakukan perbuatan dosa yang tanpa kita sadari.'

'Aku banyak berdosa, istriku.' kata beliau, setelah itu terdiam membisu. Istri 
yang mendengar apa yang diucapkan suaminya menangis tersedu-sedu. Laki-laki tua 
itu mengelus kakinya yang terasa sakit luar biasa. Tiba-tiba mengatakan 
sesuatu. 'Aku melakukan perbuatan dosa yang begitu banyak. Aku hanya ingin 
bertaubat sebelum ajal itu tiba.' Istrinya tak kuasa membendung tangis berlari 
meninggalkan dalam kesendirian.

Sepeninggal istrinya, matanya menerawang bagaikan rekaman yang diputar ulang, 
makin lama bayangan itu makin terlihat jelas. Satu persatu wajah terlihat 
jelas. Wajah-wajah itu tersenyum mengejeknya. Ditangannya terselip amplop 
dengan nilai rupiah, izin proyek dua milyar, fee bertemu dengan kepala negara 
satu milyar, makelar kasus tiga milyar, uang jasa memenangkan tender satu juta 
US Dolar. Bayangan wajah- wajah menyeramkan itu menghilang berubah menjadi 
lorong bercahaya. 'Astaghfirullah, ampunilah aku Ya Allah..'ucapnya lirih, 
dengan wajah penuh dengan air mata kemudian terdiam untuk selamanya.  Beliau 
memilih untuk bertaubat dan mengembalikan semua hartanya kepada negara. Allah 
telah berkenan membukakan pintu taubat. 

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Teman. Yuk, hadir pada kegiatan 'Amalia Berqurban' (AMAR) di Rumah Amalia, Jl. 
Subagyo IV Blok ii, No. 23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Rabu, tanggal 17 
November 2010. Jam 9 s.d 11 Pagi. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda 
dihttp://agussyafii.blogspot.com/,http://www.twitter.com/agussyafii atau SMS di 
087 8777 12 431







      

Kirim email ke