Datangnya Kemudahan

By; M. Agus Syafii

Ada banyak orang yang berbahagia dalam kebahagiaan namun ada berapa orang yang 
mampu bahagia dalam penderitaan? Mensyukuri kebahagiaan dan penderitaan yang 
datang silih berganti. Keyakinan bahwa penderitaan dan kebahagiaan adalah sama2 
sebuah nikmat yang dianugerahkan Allah kepada dirinya. Abu Dzuaib al-Huzali 
delapan anaknya meninggal dunia dalam waktu satu tahun.  Ditengah derita, 
dirinya percaya, berserah diri hanya kepada Allah, dalam doa yang dipanjatkan, 
Ya Allah, Engkau ambil kedelapan anakku sebelumnya Engkau memberikannya 
kepadaku, maka berikanlah aku kekuatan dan ketabahan agar aku mampu mensyukuri 
setiap apapun yang Engkau berikan & Engkau ambil dariku.' Bagi dia hanya 
kehilangan sebagian kecil  saja dari keseluruhan nikmat yang diterimanya maka 
tidak berapa lama Allah menggantikan  dengan memberikan anak-anak yang sholeh 
untuknya.

Seringkali kita mengira apa yang telah terjadi adalah akhir dari segalanya? 
Namun ternyata pertolongan Allah telah tiba. Berapa kali anda merasakan jalan 
telah buntu? Namun ternyata kebahagiaan, kebaikan dan keberhasilan telah datang 
menghampiri. "Katakanlah Allah menyelamatkan kamu dari bencana itu dan dari 
segala macam kesusahan.' (QS. al-An'am : 64). Segala kemudahan datangnya dari 
Allah. Tidak ada daya dan upaya kita sebagai manusia kecuali hanyalah Allah 
yang menentukan segalanya. Ibnu Taimiyah, ' Dengan 'La haula wa la quwata ila 
billah' 'Tiada daya dan tiada upaya kecuali hanya Allah'  semua beban bisa 
ditangguhkan, semua bencana bisa diatasi dan semua kesulitan mendapatkan 
kemudahan.

Disaat Namrud menjebloskan Nabi Ibrahim Alaihi Salam kedalam api yang berkobar 
tidak mampu membakar tubuh Nabi Ibrahim semua itu terjadi karena pertolongan 
Allah. 'Wahai Api! Jadilah kamu dingin dan penyelamat bagi Ibrahim.' (QS. 
al-Anbiya' : 69). Oleh karena itu janganlah merasa terhimpit sedetikpun karena 
setiap keadaan akan selalu berubah. Sebaik-baiknya kemuliaan dalam hidup kita 
adalah bersabar menanti datangnya pertolongan Allah. Betapapun membutuhkan 
waktu untuk bersabar hari demi hari, malam demi malam, disetiap tetes air mata 
telah mengering. Yakinlah, Allah mengerti apa yang terbaik dalam hidup anda, 
setiap kesulitan akan datang kemudahan.

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, ikutan menjadi Sahabat Amalia dengan berbagi kebahagiaan, silahkan hadir 
di kegiatan 'Sahabat Amalia' Ahad, 23 Januari 2011, di Rumah Amalia. Jl. 
Subagyo IV Blok ii, no.24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang. Dukungan & 
partisipasi anda sangat berarti bagi kami.  [email protected] atau SMS 087 
8777 12 431,http://www.twitter.com/agussyafii, http://agussyafii.blogspot.com/




      

Kirim email ke