Membina Keluarga Seindah Surga

By: M. Agus Syafii

Memiliki keluarga seindah surga adalah impian setiap insan. Upaya untuk 
mewujudkan keluarga seindah surga yang memberikan ketenteraman dan kedamaian 
diperlukan pilar-pilar yang kokoh, perjuangan, kesabaran dan pengorbanan. 
Banyak orang sebelum menikah, yang terbayang baiti jannati, rumahku surgaku 
tanpa mengerti bagaimana membina keluarga agar menjadi seindah surga. Begitu 
kita memasuki gerbang pintu kehidupan keluarga sesungguhnya, rumah tangga 
seindah surga semakin melambung tinggi ke langit dan kehidupan rumah tangga 
bagai neraka menjadi membumi, pertengkaran dan konflik menjadi menu sehari-hari.

Ketika keluarga telah berubah menjadi neraka hal itu pertanda telah 
tercerabutnya ketenteraman dan kedamaian dalam keluarga. Dari hari kehari 
bahtera rumah tangga melaju dalam konflik dan peperangan yang tidak pernah usai 
sehingga yang nampak perselisihan, kata-kata kasar, bentakan , kemaksiatan & 
kemungkaran  telah menjajah relung hati rumah tangga kita. Dalam kondisi 
keluarga bagai neraka  kita menjadi tertekan, kecewa, depresi karena impian 
yang indah dulu kita miliki tiba-tiba terhempas badai kehidupan, menghilang 
sirna. itulah sebabnya bagi mereka yang telah menikah, terwujudnya keluarga 
seindah surga berbanding dengan kemungkinan keluarga laksana neraka yang 
membuat terasa perih dihati bagi penghuninya karena setiap keluarga yang kita 
bangun memiliki ruang kebahagiaan dan penderitaan. Jadi, Sebuah keluarga agar 
bisa menjadi seindah surga adalah sebuah pilihan, komitmen dan upaya 
sungguh-sungguh pasangan suami istri sebagai desainer rumah tangga
 untuk mengikuti bimbingan al-Quran sebagai berikut.

Pertama, dalam keluarga itu ada mawaddah dan rahmah (QS. 30:21). Mawaddah 
adalah jenis  cinta membara, yang menggebu-gebu dan nggemesi, sedangkan rahmah 
adalah jenis cinta yang lembut,  siap berkorban dan siap melindungi kepada yang 
dicintai. Mawaddah saja kurang menjamin kelangsungan rumah tangga, sebaliknya, 
rahmah, lama kelamaan menumbuhkan mawaddah.

Kedua, hubungan antara suami isteri harus atas dasar saling membutuhkan, 
seperti pakaian dan yang memakainya (hunna libasun lakum wa antum libasun 
lahunna, Q/2:187). Fungsi pakaian ada tiga, yaitu (a) menutup aurat, (b) 
melindungi diri dari panas dingin, dan (c) perhiasan. Suami terhadap isteri dan 
sebaliknya harus menfungsikan diri dalam tiga hal tersebut. Jika isteri 
mempunyai suatu kekurangan, suami tidak menceriterakan kepada orang lain, 
begitu juga sebaliknya. Jika isteri sakit, suami segera mencari obat atau 
membawa ke dokter, begitu juga sebaliknya. Isteri harus selalu tampil 
membanggakan suami, suami juga harus tampil membanggakan isteri, jangan 
terbalik di luaran tampil menarik orang banyak, di rumah terlihat tidak 
menyenangkan.

Ketiga, suami isteri dalam bergaul memperhatikan hal-hal yang secara sosial 
dianggap patut (ma`ruf), tidak asal benar dan hak, Wa`a syiruhunna bil ma`ruf 
(Q/4:19). Besarnya mahar, nafkah, cara bergaul dan sebagainya harus 
memperhatikan nilai-nilai ma`ruf. Hal ini terutama harus diperhatikan oleh 
suami isteri yang berasal dari kultur yang menyolok perbedaannya.

 Keempat,  menurut hadis Nabi, pilar keluarga sakinah itu ada empat (idza 
aradallohu bi ahli baitin khoiran dst); (a) memiliki kecenderungan kepada 
agama, (b) yang muda menghormati yang tua dan yang tua menyayangi yang muda, 
(c) sederhana dalam belanja, (d) santun dalam bergaul dan (e) selalu 
introspeksi.

Kelima. menurut hadis Nabi juga, empat hal akan menjadi faktor yang 
mendatangkan kebahagiaan keluarga (arba`un min sa`adat al mar’i), yakni (a) 
suami / isteri yang setia (saleh/salehah), (b) anak-anak yang berbakti, (c) 
lingkungan sosial yang sehat , dan (d) dekat rizkinya.

Wassalam,
M. Agus Syafii

--
Yuk, hadir di kegiatan 'Salam Amalia (SALMA)' jam 8 s.d 11 pagi, Ahad, 26 Juni 
2011, Bila berkenan berpartisipasi buku2, Majalah, buku Pelajaran, peralatan 
sekolah, baju layak pakai. Kirimkan ke Rumah Amalia. Jl. Subagyo IV blok ii, 
no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda 
sangat berarti bagi kami. Info: [email protected] atau SMS 087 8777 12 431

Kirim email ke