----- Original Message ----- From: "hilfan khairy salim" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Cc: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Saturday, October 11, 2003 11:46 PM Subject: Fluid substitution analysis
> Temans, untuk melakukan fluid substitution analysis ada beberapa hal yang mesti diperhatikan berkaitan dengan kualitas data dan asumsi-asumsi Gassmann yang mesti dipenuhi. QC data! terutama data Vp, Vs dan density dari semua kemungkinan error dan kesalahan pengambilan seperti washout dan lain-lain. Jangan mudah percaya dengan service company tentang data anda. Selanjutnya, FSA pada persamaan Gassmann hanya akan valid pada reservoir sand atau laminated shaly-sand. Hal ini tidak berlaku pada dispersed shaly atau pada reservoar karbonat. Sebagaimana yang dipersyaratkan oleh Gassmann, pori pada batuan harus saling berkomunikasi, tidak terjadi rekasi kimia antara fluid dan matriks, makroskopik homogen-isotropik dan tidak terjadi patch saturation. Apabila semua diatas sudah dipenuhi baru kita bisa melakukan FSA. Bacaan lengakp mengenai asumsi Gassman bisa dilihat pada jurnal Geophysics 2000-2003 authornya Wang atau Smith. > > Proses FSA pada persamaan Gassman bisa dilakukan pada dua kondisi, yaitu: Lapangan (dengan data wireline log) dan kondisi laboratorium. > > A. Kondisi lapangan > Data yang dibutuhkan adalah Log Vp, Vs dan density. Pertama kali hitung dulu Modulus Bulk pada kondisi tersaturasi. Setelah itu tentukan modulus matriks melalui persamaan Reuss, Voigt atau Hashin-Strikmann. Lalu tentukan pula modulus fluidanya melalui persamaan Wood. Dengan bekal itu semua bisa dilakukan inversi untuk mendapatkan nilai modulus frame. Apabila modulus frame sudah diketahui baru kita bisa melakukan modeling untuk mendapatkan nilai kecepatan Vp dan Vs pada porositas atau saturasi fluida tertentu. > > B. Laboratorium > Tidak banyak yang perbedaan antara A dan B hanya saja untuk pengukuran lab anda harus menentukan dahulu nilai modulus frame dari sampel dengan cara mengeringkan sampel "tersetrifugal". Ini dilakukan untuk memperoleh nilai irreducible water saturation. Setelah itu ukur kecepatan gelombang P dan S-nya dan tentukan nilai modulus Frame. Proses selanjutnya sama dengan point A. > > Pada level praktis biasanya FSA disatukan dengan AVO modeling untuk mengkarakterisasi reservoar. Software komersial yang mendukung ini bisa ditemui pada Hampson-Russell atau Geolog. Hanya saja pada software komersial banyak proses yang di keep sehingga kita tidak mengetahui what's happening there?. > > Mungkin itu yang bisa saya sharing. Setidaknya project ini yang sedang saya tangani di Caltex. > > > Salam, > Hilfan K > > > > Need a new email address that people can remember > Check out the new EudoraMail at > http://www.eudoramail.com --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/ ---------------------------------------------------------------------
