Dalam melakukan fitting dengan fungsi polinomial, semakin
besar pangkatnya maka kurva teoritis makin mendekati data.
Tetapi, benar seperti ditangkap Rovicky, ada physical
reasonnya nggak?

Di seismologi global, biasanya digunakan polinomial
orde 3, jadi t = a + bz + cz^2 + dz^3 ; misalnya.
Kalau dieksplorasi, saya pikir t = a + bz atau a + bz + cz^2
sudah cukup.

Dalam kasus kecepatan berubah secara unpredictable, saya pikir solusinya
mungkin secara parsial, artinya kita tidak memaksakan polinomial orde
tinggi, tetapi data dibagi berdasarkan litologinya, lalu tiap2
bagian di fitting dengan order yang punya physical reasoningnya.
Mungkin.

LL

-----Original Message-----
From: Franciscus Sinartio [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, November 14, 2003 5:21 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [fogri] Time-Depth curve


Vick,
menarik juga pertanyaan nya.
kalau kita lihat dari sisi matematis nya mungkin sebaiknya polinomial yang
berpangkat ganjil, karena kalau genap nanti balik lagi jadi turun depth nya
untuk twt yang bertambah.  karena suatu bilangan negatif kalau dipangkat
genapkan akan jadi bilangan positip.

kalau dilihat dari segi fisika nya, maka saya pikir penyebabnya masih a
(percepatan) sehingga bisa menjadi pangkat lima, karena a nya bisa negative
bisa positif.  Misalnya ada carbonate yang cukup tebal di daerah yang cukup
dangkal, akan menjadikan (a) positip kemudian (a) nya bisa negatip lagi
sesudah melewati carbonate tsb. (ini anggapan Carbonate nya bukan lokal saja
misalnya build up sehingga bisa digunakan polinomialnya Vicky utk depth
conversion).

minggu lalu saya pakai polinomial tingkat lima karena alasan yang mirip
seperti diatas. (carbonate kemudian gas sand) umur miocene kedalaman 10,000
an feet.

ada satu sumur di Kaltim yang average velocity nya menurun dari suatu titik
(yang cukup dangkal) sampai suatu kedalaman tertentu (yang lebih dalam).
jadi persamaan Dix nya tidak jalan.

memang depth conversion kelihatannya sederhana tetapi bisa sulit.

dari seseorang yang pernah dapat makan dari ngerjain depth conversion.
fbs



>From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: [fogri] Time-Depth curve
>Date: Thu, 13 Nov 2003 16:35:12 +0700
>
>Ketika membuat time depth curve utk sebuah sumur seringkali kita mencari
>garis (best fit) dengan membuat fungsi polinomial. Nah pangkat berapa yg
>biasanya ditemukan sehingga kelihatan "best fit" dengan tingkat korelasi
>terbaik (r^2) terkecil ?
>
>bener ngga ini arti fisisnya ?:
>pangkat 1 linier berarti kecepatan konstant
>pangkat 2 brarti ada percepatan (kecepatan berubah)
>pangkat 3 brarti percepatan berubah - energi berkurang (ada faktor Q)
>pangkat 4 Q (peredaman) berubah .... apa artinya ... ?
>pangkat 5 ... ?
>
>pangkat berapa yg biasanya dipakai ? ada alasannya ?
>
>RdP
>
>---------------------------------------------------------------------
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
>FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
>---------------------------------------------------------------------
>

_________________________________________________________________
Tired of spam? Get advanced junk mail protection with MSN 8.
http://join.msn.com/?page=features/junkmail


--------------------------------------------------------------------- To
unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit FOGRI Website:
http://fogri.or.id FOGRI Archive:
http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/ ----------------------------
-----------------------------------------


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke