Vick, menarik juga pertanyaan nya. kalau kita lihat dari sisi matematis nya mungkin sebaiknya polinomial yang berpangkat ganjil, karena kalau genap nanti balik lagi jadi turun depth nya untuk twt yang bertambah. karena suatu bilangan negatif kalau dipangkat genapkan akan jadi bilangan positip.
fbs ============== Pak Franc, Mestinya walaupun polinomialnya berpangkat genap, nilai depth-nya tidak akan turun. Spt misalnya pangkat 2 (parabolik), depth akan bertambah terus kalau twt juga bertambah. Jadi nilai depth tidak akan balik lagi jadi mengecil. Mudah2an nggak salah tangkap nih. Memang sebaiknya pilih polinomial berpangkat ganjil spy bisa mengikuti trend TD curve. Atau perlu dicoba rummus lain yg cukup populer : V = Vo + kz, shg rumus depth-nya kalau tak salah menjadi : d = Vo.exp[kt], di mana k adl. konstante yg tergantung pd area di mana kita bekerja (tiap daerah punya nilai k yg berbeda, harus dicari error terkecil). Satu lagi, polinomial fitting hanya berlaku utk satu well saja. Jadi kalau ada bbrp well di suatu area, mk utk well2 lain tak cocok. Jadi yg ideal, TD conversion dilakukan dg memakai stacking velocity dr semua seismic lines, dan kemudian dikalibrasi dg data well yg tersedia. muf --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/ ---------------------------------------------------------------------
