emang lu orang mane mod...?
lagian ngga ada salahnya mematuhi peraturan demi keselamatan bersama,
inget, bepergian dengan pesawat saat sudah terbang kemungkinan hidup cuma ada 
10% , 90%  nya cuma Tuhan yang tau. 
 
Best Regards 
Adhies
InBike 0-17 
Honda Tiger merah
B 4322 GY
kantor pusat Departemen Perhubungan
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Sub Direktorat Perkapalan & Kepelautan
JL. Merdeka Barat No. 8 Lt. 12
Jakarta Pusat

----- Original Message ----
From: Andry B <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, November 29, 2007 1:02:49 PM
Subject: [ForBas] Re: FW: HP dan Penerbangan Pesawat


BETUL ....
Dasar orang Indonesia !!!


On 11/29/07, Sidi M. Fatahillah <[EMAIL PROTECTED]
> wrote:
Namanya
 juga 
indonesia,

ngadep tuhan
 aje hp idup
 

Sidi

 
-----Original Message-----
From: 
[email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of 
Yudi R. Irawan
Sent: Thursday, November 29, 2007 11:44 AM
To: "undisclosed-recipients:"@
interscan1.indosat.com
Subject: [ForBas] FW: HP dan Penerbangan Pesawat

 
Yang punya frequent flyer alias sering berpergian dengan pesawat…

Fyi ya….

 
Yudi R. Irawan
 

Brand Management, Gedung Sarana Jaya Lt. 8

Mobile   +62 816 19 70001

Email     
[EMAIL PROTECTED]


 


From:
 Yudi Irawan [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, November 29, 2007 11:37 AM

To: Yudi R. Irawan
Subject: Fw: HP dan Penerbangan Pesawat


 


Info dari milis sebelah neeeh frens....
Semoga bermanfaat.




Rekan2,

 


Sudah banyak sekali pelanggaran atas

penggunaan HP   selama dalam penerbangan.

Bukankah kita ini orang-2 terpelajar??


Apakah sulit sekali bila kita menahan   diri


untuk tidak menggunakan HP selama kita

dalam penerbangan di dalam pesawat?


Hal yang kecil dengan menyalakan &

menggunakan HP selama penerbangan


(juga saat take-off & landing) dapat

menyelamatkan seisi pesawat termasuk


diri kita juga ???.


 

Semoga info dibawah ini (dari milis   sebelah)


bisa berguna bagi kita semua.

 


 

Salam,

S. Anakotta


 

 


Subject:
  Fw: HP dan Penerbangan   Pesawat

 


HP   dan Penerbangan Pesawat
 

Saya sedih mendengar terbakarnya   pesawat Garuda, GA 200 pada tanggal 7 Maret 
2007, pukul 
07.00 pagi, jurusan   Jakarta-Yogyakarta di Bandara Adisucipto. Kejadian itu 
sungguh menyayat hati   dan perasaan.   


Kemudian saya teringat   beberapa bulan yang lalu terbang ke Batam dengan 
menggunakan pesawat Garuda   juga. Di dalam pesawat duduk disamping saya 
seorang warga Jerman. Pada saat   itu dia merasa sangat gusar dan terlihat 
marah, karena tiba-tiba mendengar   suara handphone tanda sms masuk dari salah 
satu penumpang, dimana pada saat   itu pesawat dalam posisi mau mendarat. Orang 
ini terlihat ingin menegur   tetapi tidak berdaya karena bukan merupakan 
tugasnya.
 

Langsung saya tanya   kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu, kemudian dia 
bercerita bahwa dia   adalah manager salah satu perusahaan industri, dimana dia 
adalah supervisor   khusus mesin turbin. Saat dia melaksanakan tugasnya 
tiba-tiba mesin turbin   mati, setelah diselidiki ternyata ada salah satu 
petugas sedang menggunaka HP   didalam ruangan mesin turbin.
 

Orang Jerman ini   menjelaskan bahwa apabila frekwensi HP dengan mesin turbin 
ini kebetulan sama   dan sinergi ini akan berakibat mengganggu jalannya turbin 
tersebut, lebih   fatal lagi berakibat turbin bisa langsung mati.
 

Cerita ini langsung   saya kaitkan dengan peristiwa diatas, kalau saya tidak 
salah mendengar mesin   pesawat tiba-tiba mati pada saat mau mendarat. 
Mudah-mudahan peristiwa ini   bukan akibat HP penumpang. Semoga tulisan ini 
bermanfaat untuk masyarakat   yang sering bepergian dengan pesawat.(KOMPAS)
 

Rakyat kita ini memang   High class.. Handphone nya Mahal, Transportasi pake 
pesawat. Tapi bodohnya gk   ketulungan. Ada yang gk tau kenapa larangan itu 
dibuat, ada yang tau tapi   tetap gk peduli. Orang indonesia harus selalu 
belajar dengan cara yang keras.
 

Buat yang belum tahu,   kenapa Gk boleh menyalakan Handphone di pesawat, 
berikut penjelasannya:
 

Sekedar untuk   informasi saja, mungkin rekan-rekan semua sudah mendengar 
berita mengenai   kecelakaan pesawat yang baru "take-off" dari Lanud Polonia 
-Medan.   Sampai saat ini penyebab kejadian tersebut belum diketahui dengan 
pasti.
 

Mungkin sekedar   sharing saja buat kita semua yang memiliki dan menggunakan 
ponsel/telpon   genggam atau apapun istilahnya. Ternyata menurut sumber 
informasi yang   didapat dari ASRS (Aviation Safety Reporting System) bahwa 
ponsel mempunyai   kontributor yang besar terhadap keselamatan penerbangan. 
Sudah banyak kasus   kecelakaan pesawat terbang yang terjadi akibatkan oleh 
ponsel. Mungkin   informasi dibawah ini dapat bermanfaat untuk kita semua, 
terlebih yang sering   menggunakan pesawat terbang.
 

Contoh kasusnya antara   lain:
 

Pesawat Crossair   dengan nomor penerbangan LX498 baru saja "take-off" dari 
bandara   Zurich , Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh 
penumpangnya   tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal ponsel 
terhadap   sistem kemudi pesawat.
 

Sebuah pesawat   Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan 
pendaratan darurat   karena sistem alarm di kokpit penerbang terus 
meraung-raung. Ternyata, sebuah   ponsel di dalam kopor dibagasi lupa 
dimatikan, dan menyebabkan gangguan   terhadap sistem navigasi.
 

Boeing 747 Qantas   tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi setinggi 700 
kaki justru   ketika sedang "final approach" untuk "landing" di bandara   
Heathrow, London. Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum mematikan   
komputer, CD player, dan electronic game masing-masing (The Australian,   
23-9-1998).
 

Seperti kita tahu di   Indonesia ? Begitu roda-roda pesawat menjejak landasan, 
langsung saja   terdengar bunyi beberapa ponsel yang baru saja diaktifkan.
 

Para "pelanggar   hukum" itu seolah-olah tak mengerti, bahwa perbuatan mereka 
dapat   mencelakai penumpang lain, disamping merupakan gangguan (nuisance) 
terhadap   kenyamanan orang lain.
 

Dapat dimaklumi, mereka   pada umumnya memang belum memahami tatakrama 
menggunakan ponsel, disamping   juga belum mengerti bahaya yang dapat 
ditimbulkan ponsel dan alat elektronik   lainnya terhadap sistem navigasi dan 
kemudi pesawat terbang. Untuk itulah   ponsel harus dimatikan, tidak hanya 
di-switch agar tidak berdering selama   berada di dalam pesawat.
 

Berikut merupakan   bentuk ganguan-gangguan yang terjadi di pesawat: Arah 
terbang   melenceng,Indikator HSI (Horizontal Situation Indicator) terganggu, 
Gangguan   penyebab VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar, Gangguan 
sistem   navigasi, Gangguan frekuensi komunikasi, Gangguan indikator bahan   
bakar,Gangguan sistem kemudi otomatis, Semua gangguan diatas diakibatkan oleh   
ponsel, sedangkan gangguan lainnya seperti Gangguan arah kompas komputer   
diakibatkan oleh CD & game Gangguan indikator CDI (Course Deviation   
Indicator) diakibatkan oleh gameboy Semua informasi diatas adalah bersumber   
dari ASRS.
 

Dengan melihat daftar   gangguan diatas kita bisa melihat bahwa bukan saja 
ketika pesawat sedang   terbang, tetapi ketika pesawat sedang bergerak di 
landasan pun terjadi   gangguan yang cukup besar akibat penggunaan ponsel.
 

Kebisingan pada   headset para penerbang dan terputus-putusnya suara 
mengakibatkan penerbang   tak dapat menerima instruksi dari menara pengawas 
dengan baik.
 

Untuk diketahui,   ponsel tidak hanya mengirim dan menerima gelombang radio 
melainkan juga   meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base 
Transceiver Station). Sebuah   ponsel dapat menjangkau BTS yang berjarak 35 
kilometer. Artinya, pada   ketinggian 
30.000 kaki, sebuah ponsel bisa menjangkau ratusan BTS yang berada   
dibawahnya. (Di Jakarta saja diperkirakan ada sekitar 600 BTS yang semuanya   
dapat sekaligus terjangkau oleh sebuah ponsel aktif di pesawat terbang yang   
sedang bergerak di atas Jakarta ).(Varis/pertamina)
 

Sebagai mahluk modern,   sebaiknya kita ingat bahwa pelanggaran hukum adalah 
juga pelanggaran etika.   Tidakkah kita malu dianggap sebagai orang yang tidak 
peduli akan keselamatan   orang lain, melanggar hukum, dan sekaligus tidak tahu 
tata krama?
 

Sekiranya bila kita   naik pesawat, bersabarlah sebentar. Semua orang tahu kita 
memiliki ponsel.   Semua orang tahu kita sedang bergegas. Semua orang tahu kita 
orang penting.   Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan santun 
menghargai sesama,   janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam pesawat 
terbang. 


(Honda-tiger. 
or.id) 


Semoga suatu hari   rakyat kita bisa sedikit lebih pintar. 


 

::



.




 



 

 

 


  

Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
 Change settings via email: 
Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
 

Visit Your Group | Yahoo
  




__,_._,___
 



 Best Regards,
 Ami S. Rassat



Be a better Globetrotter. 
Get better travel answers from someone who knows.
 Yahoo! Answers - Check it out. 

 



 


Copy addresses and emails from any email account to Yahoo! Mail - quick, easy 
and free. 
Do it now...


 




 


Get easy, one-click access to your favorites. 
Make Yahoo! your homepage. 






 http://lampuhijau.wordpress.com/
http://revo-me.blogspot.com/
---------------------------------------------- 













      
____________________________________________________________________________________
Be a better sports nut!  Let your teams follow you 
with Yahoo Mobile. Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/sports;_ylt=At9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
--- We moderators work for free only for your convenience in our milis.
Help us and obey the rules or be gone!  ---
.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED]
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/forbas
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke