Cocoknya dibelakang sepeda bawa botol susu...
Btw, sepeda ontel udah ada komunitasnya, sekretariatnya di kebon jahe tenabang. 
Keren2 sepedanya. Dr sepeda oemar bakri ampe sepeda import Belande.
Yang belom ade komunitas sepeda roda tiga..yang ada gambar betmen, spiderman 
ama doraemon..

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: [email protected]

Date: Fri, 19 Dec 2008 13:24:11 
To: <[email protected]>
Subject: Re: Bls: [ForBas] Re: bukan kampanye  B2W Loh...


Iye.... Ama bagian nyediain geisha buat nipon wkakakakakakak.... Alias jadi 
germo.....


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Budi Cahyono <[email protected]>

Date: Fri, 19 Dec 2008 03:59:44 
To: <[email protected]>
Subject: Re: Bls: [ForBas] Re: bukan kampanye  B2W Loh...


tapi kalo pantes abizzz bro adwin..
secara jengotan, muka jaman jepang, naik sepeda ontel pas bgt sich......kaya 
tentara PETA...bagian surat menyurat

--- Pada Jum, 19/12/08, adwin haris <[email protected]> menulis:

Dari: adwin haris <[email protected]>
Topik: Re: Bls: [ForBas] Re: bukan kampanye B2W Loh...
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 19 Desember, 2008, 11:57 AM







huahahaaaa....salah  email  dagh  gue 
kena  dagh  
lom  lagi  sie  Roni, Om  Bowie  waduch  masang  galak  agh........


--- On Fri, 12/19/08, Budi Cahyono <[email protected]> wrote:

From: Budi Cahyono <[email protected]>
Subject: Bls: [ForBas] Re: bukan kampanye B2W Loh...
To: [email protected]
Date: Friday, December 19, 2008, 6:53 AM






Sampingan juga tuh..sambil bilang...somay..somay...

--- Pada Jum, 19/12/08, [email protected] <[email protected]> menulis:

Dari: [email protected] <[email protected]>
Topik: [ForBas] Re: bukan kampanye B2W Loh...
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 19 Desember, 2008, 11:36 AM

Rumah ditanggerang ke DM ngontel. Kalau mau meeting dari daan mogot ke kppti,
ngontel. Trus balik lagi ke DM ngontel lagi...pulang ngontel.
Seminggu bisa tipes ga bro?
:-)

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: adwin haris <[email protected]>

Date: Fri, 19 Dec 2008 02:52:32 
To: <[email protected]>
Subject: [ForBas] bukan kampanye  B2W Loh...


assalamualaikum  wr  wb  
 
mohon  maaf  lahir  dan  bathin  apabila  tidak  berkenan 
 
coba  kalau  kita  berbondong-bondong  diriin  klub  sepeda
berbicara  sepeda  Onthel
banyak  manfaatnya  Tubuh  sehat  karena  ngontel, alam  terselamatkan 
(tidak  asap  dimana-mana), tidak  terdengar  Sirene  dimana-mana 
(bising), arak-arakan presiden  kagak  ada  (karena  Ngontel), atasan &
 bawahan  asyike  sama-sama  ngontel, lahan  parkir  tidak  perlu 
berlantai-lantai  & masih  banyak  dagh  keuntungannya
ayoo  kita  ngontel....
  "selamatkan  Alam  Kita"
 
Adwin  Haris  
Bike  TO  Work  Anyaran

 






Jembatan Berpikir untuk Bersepeda (di Ibukota) 
Senangnya dengan gaung bersepeda ke kantor yang semakin meluas. Apalagi
sekarang banyak dihubungkan kegiatan bike to work ini dengan para eksekutif
ibukota, tentu ini berdampak pada pemakaian kendaraan bermotor yang notabene
banyak ditunggangi oleh para eksekutif ini. 
Tapi tentunya, gaung tersebut masih banyak kendalanya, dan kendala paling utama
adalah pemikiran yang salah kaprah tentang bersepeda di Ibukota. Berikut adalah
sedikit ulasan bagaimana pemikiran-pemikiran dapat “dijembatani” oleh opini
yang didasarkan oleh pengalaman serta fakta-fakta yang ada.
1. Udara di Jakarta berpolusi, bukannya sehat malah nanti sakit-sakitan.
Jawaban penolakan paling banyak dan paling spontan yang dikeluarkan ketika
ditanya apakah mau bersepeda ke kantor adalah karena tingginya polusi udara di
Ibukota Jakarta. Jawabannya tidak terpengaruh oleh jender baik laki-laki,
perempuan ataupun jender “pertengahan”. Semuanya berpikir polusi ini sangat
berbahaya dan tentu saja berpengaruh terhadap kesehatan tubuh manusia. 
Ada artikel yang pernah dibahas di mailing list Bike to Work bahwa semakin
tinggi detak jantung karena meningkatnya aktivitas tubuh, maka saringan udara
pada saluran pernapasan semakin ketat menyaring debu dan polusi udara untuk
digunakan dalam bernafas. Tapi tentu saja artikel ini kurang cukup memuaskan
untuk para pekerja dan penghuni ibukota, terutama pada orang yang tidak yakin
bahwa saluran pernapasannya cukup canggih melakukan penyesuaian tersebut. 
Sebetulnya ada solusi yang lebih meyakinkan yang melibatkan tambahan alat
dengan teknologi sederhana, namanya MASKER. Masker ini biasanya dipakai
disekitar mulut dan hidung sehingga menyaring sebagian besar udara yang masuk ke
saluran pernapasan (karena ada sebagian kecil yang masuk lewat telinga, mata dan
rongga-rongga tubuh lainnya tokh). Ada masker yang biasa digunakan pengendara
motor (dikenal dengan nama “masker BH”), ataupun ada masker industri yang
menggunakan satu atau dua saringan (dikenal dengan nama “masker moncong
babi”). Harga masker ini berkisar antar Rp15.000 – Rp.60.000. Atau mungkin
mau mencoba implant penambahan bulu hidung??
Masalah polusi juga tidak berhenti didaerah pernapasan, didaerah mata juga
harus dilindungi dengan kacamata yang cukup mumpuni. Ada beberapa kacamata
industri yang cukup aman dan murah untuk dapat digunakan, atau kalau mau gaya
pake kacamata yang dijual oleh abang-abang di pinggir jalan, toh yang penting
mata kita tidak terpapar oleh debu-debu jalanan (kayak lirik lagu jaman dulu
yaa). Harganya mulai Rp15.000 – Rp40.000. Kalau pengen yang mahal juga ada tuh
merek Oakley, tapi nanti malah belih mahal kacamatanya dibanding sepeda
kesayangan. 
Lalu bagaimana dengan kulit kita yang juga terkena oleh debu dan polusi.
Hhhhmmm, sejak jaman kakek nenek kita sudah dikenalkan dengan yang namanya kaus
berlengan panjang. Panas?? Ya cari yang bahannya katun donk biar adem, gitu aja
kok repot. Nah kalo yang mau melibatkan sedikit teknologi ya pake kaos jersey
khusus bersepeda. Kaus ini nyaman dipakai dan mudah kering kalau berkeringat.
Harganya sekitar Rp80.000 sampai tak terhingga. 
Paling banyak adalah orang yang skeptis, dengan memberikan “tuduhan” bahwa
orang bersepeda di Jakarta itu aneh, nggak masuk akal atau yang ekstrim
menggolongkannya ke dalam orang-orang gila tidak punya pikiran maju. “Masak
sudah tau polusi kok naik sepeda, itu khan gila namanya?” Atas komentar ini
saya hanya ingin balik bertanya, lalu yang membuat polusi itu khan kita,
bukankah lebih gila kalau kita yang membuat polusi lalu kita yang juga berkeluh
kesah? (itu khan sama saja bertanya, “loh kok setelah saya menyalakan api
dirumah saya, rumah saya jadi terbakar ya?”) Itu lebih aneh lagi bukan? 
Nah, karena kita yang membuat polusi maka KEWAJIBAN kita untuk mengurangi
polusi. Apakah anda tahu: bersepeda di kota yang udaranya berpolusi tubuh kita
lebih sedikit terpapar polusi dibandingkan dengan naik mobil? Udara yang ada dan
berputar-putar di dalam mobil (terutama yang menggunakan AC), akan membawa
debu-debu dari sepatu dan alas mobil berputar-putar di dalam mobil dan terhirup
oleh pengendara mobil dan penumpangnya. 
2. Jarak dari rumah ke kantor jauh sekali. Ini belum tentu jawaban orang males
loh, karena biasanya memang secara fakta jarak dari rumah ke kantor sangat jauh,
apalagi perumahan para pekerja ibukota adanya didaerah ‘suburb’ alias
pinggiran ibukota Jakarta, seperti bekasi, depok, bintaro, cibubur, yogya
(walaahhh yang terakhir jauh banget). 
Kalau jarak tempuh rumah-kantor dibawah 20 km, biasanya memang masih bisa
dijalani dengan tingkat semangat rata-rata. Tetapi kalau sudah diatas jarak
tersebut, maka kita harus mempunyai tingkat semangat diatas rata-rata untuk
dapat mencapai kantor atau sebaliknya. Bagaimana cara meningkatkan semangat agar
bisa diatas rata-rata? 
Bersepeda berkelompok. Dengan berkelompok, maka tidak terasa telah menjalani
jarak tempuh yang cukup jauh, apalagi kalau ada cemilan ditengah-tengah
perjalanan. Di B2W Jakarta, ada beberapa rombongan yang bisa diikuti, rombongan
bekasi (Robek), rombongan depok (Rodek), rombongan bintaro (Robin), rombongan
gado-gado (Rogad) – yang ini isinya pesepeda dari berbagai wilayah di Jakarta,
namanya juga gado-gado. 
Ada juga cara lain yang lumayan mahal, yaitu beli sepeda lipat. Nah sepedanya
memang harganya mahal, tapi kemampuannya melipat tidak diragukan lagi. Bisa
ditenteng naik kereta api ataupun bus. Begitu sampai di wilayah dekat kantor,
buka deh sepedanya, terus dituntun sampai ke kantor (biar nggak rusak, soalnya
mahal), heheheh. 
Apakah anda tau: dengan bersepeda lebih dari 20 menit akan membakar lemak-lemak
di tubuh anda. Pembakaran lemak tubuh dimulai ketika tubuh sudah mulai hangat,
sehingga perlu waktu yang cukup untuk membuat lemak tubuh menjadi terbakar. Ini
khan berita gembira untuk orang-orang yang kelebihan berat badan. 
3. Berbahaya Bersepeda di Jakarta Lebih cocok kalau kalimatnya “berbahaya
bersepeda sambil baca koran di Jakarta”. Seperti halnya kendaraan-kendaraan
lainnya, bersepeda sama berbahayanya dengan naik motor ataupun mobil. Berkendara
dengan ugal-ugalan dengan sesama kendaraan bermotor jauh lebih berbahaya
daripada berkendara ugal-ugalan dengan sesama sepeda, lah wong kecepatannya aja
gak sekenceng montor mabur. 
Jauh lebih penting adalah tingkah laku berkendara dan penggunaan sarana
keselamatan diri, misalnya kalau naik sepeda ya harus pake helm, pake sarung
tangan, kalau bisa dengan pelindung siku dan lutut. Untuk orang-orang yang
mempunyai ketakutan berlebihan dapat ditambahkan seat-belt pada sadel sepedanya.
Memang tidak mempunyai efek pengamanan banyak, tapi paling tidak memberikan
ketenangan batin, dan hal itu yang paling penting. Apakah anda tahu: berkendara
tanpa perlengkapan keamanan dengan mematuhi peraturan lalu lintas lebih kecil
resiko tertimpa kecelakaan daripada berkendara dengan perlengkapan keamanan
lengkap tetapi ugal-ugalan. Tetapi lebih baik lagi khan kalau memakai
perlengkapan keamanan dan mematuhi peraturan lalu lintas ya boo….. 
4. Naik sepeda repot Naik motor atau mobil juga repot bahkan naik kendaraan
umum juga repot. Baik dari sisi persiapan, selama perjalanan maupun setelahnya.
Tetapi kelebihan dari sepeda dibanding kendaraan umum adalah sepeda adalah alat
transportasi pribadi. Artinya, ya terserah si pemilik, mau bawa tas pinggang,
tas ransel atau koper sekalipun (wah yang ini mah musti pake sepeda yang rada
gede yaaa..) silahkan saja. 
Toh sepeda sendiri, dengkul (baca: lutut) sendiri, tenaga sendiri, keringet
sendiri, kelaperan sendiri (hihihi…), semuanya harus dihitung dan dikira-kira
sendiri dan asyiknya semuanya juga serba pribadi. Memang kalo bersepeda kekantor
harus bawa ransel yang isinya beraneka kebutuhan, mulai dari make up sehari-hari
(untuk para wanita dan laki-laki metropolitan), peralatan mandi, baju kerja
sampai peralatan tambal ban sepeda. 
Tapi kalau mau mengurangi bobot bisa saja kok, misalnya yang namanya peralatan
mandi dan make up, ya disimpan saja di kantor, toh selama perjalanan khan nggak
bisa mandi atau ber makeup khan? Agar tidak terlalu berat di punggung, bobot tas
ransel bisa dikurangi atau malah dihilangkan dengan memasang boncengan (baca:
rack) tambahan plus tasnya. Nah mengayuhpun jadi lebih leluasa deh. Gitu aja kok
repot! 
Apakah anda tahu: kerepotan setelah naik sepeda untuk bersiap-siap kerja
memakan waktu sekitar 10-20 menit. Sedangkan kemacetan di jalan (apalagi sewaktu
hujan) memakan waktu diatas 30 menit. 
5.Lebih baik naik sepeda motor Memang saingan terberat tuh sepeda motor. Sepeda
motor ini “hampir” sama simple-nya, sama rampingnya, serta sama mudah
penggunaannya. Kelebihannya naik motor, tidak berkeringat, sedangkan kalau naik
sepeda ya berkeringat (tapi bukannya ini kelebihannya sepeda??). Sebaliknya,
kelebihannya sepeda, tidak takut banjir karena khawatir mogok, sedangkan kalau
naik motor, tetap takut banjir, apalagi kalau sampai mogok, bisa-bisa dapet nasi
campur (campur dorong maksudnya). 
Lalu apa sih yang bisa membuat kita memilih sepeda dibanding sepeda motor? Mind
set atas KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN DAN ANAK CUCU KITA. Ini yang membedakan
antara orang yang bertanggung jawab dan orang yang tidak perduli. At the end,
semua ini khan masalah cara berfikir, apakah anda orang yang berpikir jauh ke
depan untuk anak cucu kita, atau anda orang yang menjalani hidup apa adanya... 
You
are what you think you are! 
 
 
 


      







Dapatkan nama yang Anda sukai! 
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com





      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/





--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
--- We moderators work for free only for your convenience in our milis.
Help us and obey the rules or be gone!  ---
.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to 
[email protected]
For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/forbas
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke