Betul sekali! Yang perlu gizi baik bukan hanya pencari nafkah (di sini 
dikatakan bapak), anak yang tengah dalam masa tumbuh kembang lebih perlu banyak 
asupan gizi. Ibu juga perlu.. bagaimana bisa bekerja dari pagi sebelum suami 
dan anak bangun hingga malam hari. Kalau dilihat dari segi capeknya, peran Ibu 
dalam mengatur RT (mengatur rumah, mengajari/mendidik anak, merawat seluruh 
keluarga) rasanya lebih besar daripada peran bapak. Tapi tidak boleh begitu ya, 
orang berumahtangga kan tidak boleh melihat kerjaan si A lebih berat dari si B, 
harusnya seimbang sesuai dengan porsinya masing-masing. Begitu juga dengan 
gizi, harusnya imbang dengan kebutuhan asupan masing-masing orang, tidak bisa 
dilihat karena pekerjaan lebih berat/karena dia yang menghasilkan nafkah.
  Btw, Manneke ternyata Bapak ya? Maaf nih.. kurang gaul. :) Maaf ya, Pak! 
Salam kenal!
   
  regards,
  Mary Martinus
   

       
---------------------------------
Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke