Masalahnya pemimpin kita nggak ada yang tegas, jadi para preman bisa disewa dan
diberi tugas dengan kekerasan. Sudah beberapa kali saya utarakan preman2 ini
ada yang pelihara untuk tetap berkuasa. Tanya siapa??????
Selamat bekerja
Ignas Iryanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Orgnaisasi ini sama seperti beberapa organisasi lain tidak lain
adalah kumpulan preman. pelindung mereka sering adalah militer, pejabat tinggi
(Gubernur ?) serta tokoh agama.
Saya tidak yakin mereka bisa ditindak..toh sudah berulang kali kebrutalin
kelompok kelompok ini. Di forum ini ada beberapa teman yang sering mencoba
"memahami" mereka, karena katanya sudah ada aturan, namum pelanggaran tetap
ada. Karena polisi diam, mereka berasa berhak beraksi sebagai pengganti polisi.
Gila...karena secara harafiah...itulah anarkhisme. (FPI yang menyantroni
berbagai tempat itu misalnya).
Dalam kasus ini, bisa saja ada yang membela dengan argumen bahwa toh sudah ada
sk alih tugas...dus organisasi ini berhak melakukan langkah keras, karena
pegangan mereka adalah surat alih tugas itu. Anarkhis lagi......atas dasar apa
kekuasan itu....
Apalagi, toh masih berlangsung proses di PTUN.
Justru yang mungkin menarik adalah ada apa dibalik pengalihan tugas itu ?
mengapa dilakukan ? mengapa dilawan ? Dan atas dasar apa PTUN tingkat pertama
dimenangkan oleh sang korban kekerasan ini ? Pasti terkait dengan morat
maritnya pendidikan anak anak kita............menarik untuk diinvestigasi oleh
teman teman wartawan nih..ketimbang artis melulu yang dikejar...he he he ...
Salam, Irry