geli juga saya baca analisis Pak Iwan Kurniawan, seorang doktor dibawah ini,
  yang dilempari batu adalah hotel, tapi yang salahkan orang yang pro PLTN
  hotel adalah sektor jasa yang penuh kompetisi
  apalagi di daerah Jepara yang notabene daerah pariwisata dan bisnis, 
diantaranya hotel
  tentunya banyak persaingan, meskipun pemiliknya anti PLTN dan mungkin 
mempunyai banyak kegiatan sosial lain yang terkait dengan banyak masyarakat,
  tentunya punya banyak musuh dan kawan
  jadi masih banyak kemungkinan

   
  terimakasih
  aditya



Iwan Kurniawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kawan kawan Pro PLTN, ini informasi yang terjadi di Jepara. Apakah cara cara 
lama digunakan untuk menciptakan konflik.

Minggu 23 Maret 2008, Rumah Bp. Lilo Sunaryo (hotel segoro - Jepara) mendapat 
hadiah paskah berupa lemparan batu di kaca tempat salah satu bagian 
bangunannya. menurut kesaksian tukang becak yang mangjkal di sana dan berada 
tidak lebih dari 300 m dari pelaku, dikatakan bahwa pelemparan terjadi sekitar 
pikul 04.00 WIB yang dilakukan oleh dua orang yang mengenakan cadar. kedua 
pelaku mengenakan motor MIO hitam, salah seorang membawa batu kemudian melempar 
kearah kaca tempat Touris Centre dan Travel hotel Segoro -Jepara (Milik P Lilo 
yang juga ketua marem). sedang yang seorang lagi menunggu diatas kendaraan yang 
diparkir.
kami tidak dapat menuduh ini dilakukan oleh batan tetapi menurut analisis kami 
(subyektif) 
kejadian tersebut berhubungan dengan semakin meningkatnya suhu Pro dan Kontra 
PLTN di Jepara. satu hal yang pasti adalah adanya tangan-tangan "butho Ijo" 
yang mulai bergentayangan untuk mengalihkan substansi perlawanan terhadap PLTN 
menjadi persoalan laian yang "tidak mutu"
Demikian dapat saya sampaikan sebagai informasi awal, 
Salam ANTI PLTN fisi

Kirim email ke