Mas Hussein,

ADS dikembangkan untuk mengurangi limbah PLTN berumur panjang, terutama I dan 
Tc.

Salam,
Iwan Kurniawan



  ----- Original Message ----- 
  From: Mohamad Ilmi Hussein 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, March 31, 2008 9:43 AM
  Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: Empat PLTN akan dibangun/Ikutan


  2008/3/28 Iwan Kurniawan <[EMAIL PROTECTED]>:

  > Mas Iwan,
  >
  > Setuju banget dan tahu akibat dari sebuah andai-andai. Maka setiap anda
  > mengandai, tentu akan ada yang mengandai lainnya.
  >
  > Jadi diakui baik langsung atau tidak langsung ada dana untuk itu (pro dan
  > anti), jadi masing-masing berjalan dengan andainya masing-masing. Selama
  > skenario masih pada batas kewajaran silahkan aja, karena dua sisi ini tidak
  > akan pernah bertemu (seperti melihat sebuah angka dari bagian yang
  > berlawanan.
  >

  >
  > Manfaat PLTN hanya satu untuk menyediakan listrik selebihnya menghasilkan
  > sampah yang tidak bermanfaat kecuali Plutonium bisa digunakan untuk bahan
  > bakar dan Bom Nuklir....(wah berarti manfaat PLTN bukan cuma satu kan,
  > artinya ada proses recycle dan ini tidak mungkin dilakukan oleh PLT lain).
  >
  > Limbah abadi dengan waktu paru jutaan tahun dapat larut dalam air namanya
  > Tc-99 dan I-129, (wow ini kan bukan limbah bahan bakar reaktor mas) seluruh
  > dunia sedang meneliti untuk memperpendek waktu paruhnya. Biaya untuk
  > menangani limbah ini bisa sebesar membangun PLTN. ..(bagus dong.kita akan
  > menikmati hasilnya nanti lho mas)
  >
  > Kalau kecelakaan biayanya sulit untuk dihitung Kalau pemerintah konsisten
  > dengan keselamatan rakyatnya, berikan saja asuransi kecelakaan PLTN satu
  > orang Rp 50 juta.
  > Katanya aman jadi walaupun asuransi besar pasti tidak ada masalah.
  > Bagaimana Mas Hussein.
  >

  > .... (setuju banget, berapa kira-kira preminya ya dan bagaimana kalau
  > preminya itu dibayar dari dana sosialisasi pro dan anti PLTN, rasanya masih
  > lebih tuh mas).
  >
  > Salam,
  > M.I. Hussein


   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke