Kawan kawan Pro PLTN, ini informasi yang terjadi di Jepara. Apakah cara cara lama digunakan untuk menciptakan konflik.
Minggu 23 Maret 2008, Rumah Bp. Lilo Sunaryo (hotel segoro - Jepara) mendapat hadiah paskah berupa lemparan batu di kaca tempat salah satu bagian bangunannya. menurut kesaksian tukang becak yang mangjkal di sana dan berada tidak lebih dari 300 m dari pelaku, dikatakan bahwa pelemparan terjadi sekitar pikul 04.00 WIB yang dilakukan oleh dua orang yang mengenakan cadar. kedua pelaku mengenakan motor MIO hitam, salah seorang membawa batu kemudian melempar kearah kaca tempat Touris Centre dan Travel hotel Segoro -Jepara (Milik P Lilo yang juga ketua marem). sedang yang seorang lagi menunggu diatas kendaraan yang diparkir. kami tidak dapat menuduh ini dilakukan oleh batan tetapi menurut analisis kami (subyektif) kejadian tersebut berhubungan dengan semakin meningkatnya suhu Pro dan Kontra PLTN di Jepara. satu hal yang pasti adalah adanya tangan-tangan "butho Ijo" yang mulai bergentayangan untuk mengalihkan substansi perlawanan terhadap PLTN menjadi persoalan laian yang "tidak mutu" Demikian dapat saya sampaikan sebagai informasi awal, Salam ANTI PLTN fisi ----- Original Message ----- From: Haniwar Syarif To: [email protected] Sent: Tuesday, March 25, 2008 3:18 PM Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: Empat PLTN akan dibangun..- KACAMATA KUDA Mas .. semua hitungan kan berdasar asumsi.. jika besokbetuul di temukan minyak banyakdi Aceh ygbeka stsunami .. itunganjd lain lagi kalau lusa ditemukan solar pabel yg murah dan sangat efisien .. hitungan jd laion lagi. kaku ternyat abahan baku utk PLTN mendadak naik... hitungan jadi lain lagi.. gitu lho.. dan itu amat dipengaruhi oleh para peneliit. contoh nya padi.. dulu se ha hasilnya 2 ton gabah, sekarang ada ygbisa sampai 15 ton.. jadi walau tanah menyempit mungkin kita nggak perlu kekuranganberas.. dulu mobil amrik... satu l bensin cuma utk 4 km , sekarang kalau cuma 16 km per l ya adalah. jadi jangan pastiin dulu ... nggak ada pilihan lain.. nggak ada pilihan lain kalau asumsi nya dipatok mati sama yg mau ambil kesimpulan kaca mata kuda. tapi berita di kompas hari ini ttg diskusi PLTN rasanya sdh mencerminkan kesimpulan diskusi kita.. ya mungkin bedanya.. yg pro PLTN masih terus berkeras mensosialisasikan.. soalnya kan ada dana sosialisasi. kalau saya dan Manneke.. nggak punya plafon sosialisasi anti PLTN sih.. jadi sebenarnya sudah mulai mual dgn diskusi yg muter muter ber kacamata kuda,, yg satu ragu kemanaan ..krn maklum lah budaya sembaranagn dan korupsi masihmelekat yg sono terus pakai kacamata kuda bilang ya PLTN harus jalan.. atau kita kekurangan energi.. Salam Haniwar
