Ini adalah akibat pejabat yang nganggur dan cari2 kerjaan sampai masalah 
pribadi dibawa bawa. Kasihan ya mereka ternyata skill nya kampungan. Apakah 
bisa dibantu untuk lebih pakai logika cara berpikirnya????
   
  Salam
  BS

Agatha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Kasihan. Kenapa kaum perempuan terus yang jadi sasaran peraturan 
sejenis ini? Gembok dua-duanya doong. Kenapa hanya sepihak?

Salam,
Agatha

Kirim email ke