Oom, kalau yang namanya spekulasi tidak harus menekan harga naik, bisa juga turun karena yang dipakai mereka adalah perdagangan futures. Jadi kalau mereka berpikir bahwa nilai dollar akan turun terhadap mata uang lain (kecuali rupiah, tentunya:)), mereka bisa pasang posisi dengan asumsi bahwa harga minyak sudah tidak fair valued lagi terhadap nilai dollar sehingga selalu ada kesempatan untuk arbitrase. Begitu juga sebaliknya. Di sini juga harus dibedakan spekulasi futures/derivative dengan spekulasi saham. Kalau spekulasi saham ya, yang biasa bertransaksi dengan cepat (day trader atau semacamnya). Kalau yang dimaksud dengak spekulan futures adalah orang yang melakukan transaksi bukan untuk dipakai (komoditynya) atau bukan untuk hedging.
salam, -Irsal --- In [email protected], "anton_djakarta" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Lalu siapa yang dulu berteriak-teriak bahwa Spekulasi adalah hal yang > muskil dalam perdagangan komoditi minyak? kok nggak ada > lagi.....bagaimana penjelasannya tentang harga minyak yang turun? > > Anton > > > --- In [email protected], "Agus Hamonangan" > <agushamonangan@> wrote: > > > > New York, Minggu - Harga minyak dunia turun drastis sebesar lebih > dari > > 6 dollar AS per barrel, Jumat (22/8). Penurunan harga lebih dari 6 > > dollar AS ini merupakan yang terbesar dalam satu hari sejak tahun
