maksud bung anton gak seperti itu bung. ada diskusi seru ttg korelasi kenaikan harga minyak yg disebabkan oleh pure supply demand dan spekulasi. sebenarnya dua2 nya bener sebagai endogenous variabel. yg membedakan cuma deviasi standarnya saja. bung anton bersikukuh spekulasi mempunyai peran yg dominan sedang bung rudy sebaliknya. keliatannya bung anton masih sedikit "dendam" dng bung rudy demikian sekilas info
----- Original Message ----- From: "I. Imran" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Tuesday, August 26, 2008 3:55 AM Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: Harga Minyak Turun Tajam > Oom, kalau yang namanya spekulasi tidak harus menekan harga naik, bisa > juga turun karena yang dipakai mereka adalah perdagangan futures. Jadi > kalau mereka berpikir bahwa nilai dollar akan turun terhadap mata uang > lain (kecuali rupiah, tentunya:)), mereka bisa pasang posisi dengan > asumsi bahwa harga minyak sudah tidak fair valued lagi terhadap nilai > dollar sehingga selalu ada kesempatan untuk arbitrase. Begitu juga > sebaliknya. Di sini juga harus dibedakan spekulasi futures/derivative > dengan spekulasi saham. Kalau spekulasi saham ya, yang biasa > bertransaksi dengan cepat (day trader atau semacamnya). Kalau yang > dimaksud dengak spekulan futures adalah orang yang melakukan transaksi > bukan untuk dipakai (komoditynya) atau bukan untuk hedging. > > > > salam, > > > -Irsal > > > > --- In [email protected], "anton_djakarta" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> Lalu siapa yang dulu berteriak-teriak bahwa Spekulasi adalah hal yang >> muskil dalam perdagangan komoditi minyak? kok nggak ada >> lagi.....bagaimana penjelasannya tentang harga minyak yang turun? >> >> Anton
