Menarik sekali pertanyaan anda ,
 
Bila anda pernah mendengar bhw dalam sebatang rokok terkandung sekitar 4000 
jenis bahan kimia , maka sebagian besar ada pada tembakaunya . Karena dari 
SONOnya karakteristik daun tembakau memang demikian.
Yang bukan dari tembakaunya misalnya filternya yang terbuat dari Poli Vinyl 
Chlorida (PVC) , kertasnya yang pasti menggunakan bahan kimia pemutih , lemnya 
, pewarnanya , sausnya yang dicampur ethyl alkohol dsb dsb,
Bila rokok itu dibakar , maka akan muncul Karbon Monoksida (CO) sejenis gas 
seperti yang keluar dari knalpot kendaraan bermotor , dan ini sangat berbahaya 
karena akan mengurangi kadar oksigen di dalam darah .
Nah kalau tembakau itu dikunyah , maka efeknya seperti orang makan tebu . 
Setelah dikunyah , lalu ditelan JUICEnya yang berupa air gula itu .
Pada kasus kunyahan tembakau maka racun racun tsb akan terhisap masuk.
Bedanya kalau dibakar akan menjadi asap dan terserap ke aliran darah oleh paru 
paru . Kalau dikunyah akan diproses ke dalam tubuh melalui lambung . Tentusaja 
minus CO .
However semuanya sama , tetap berbahaya .
Seperti yang tertulis di poster dari WHO , yang dibuat dalam rangka World No 
Tobacco Day tahun 2006 : Tobacco , Deadly in Any Form or Disguise (Tembakau , 
dalam bentuk apapun mematikan) .
Semoga mencerahkan.

Fuad Baradja
Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM-3)
Jakarta.

--- On Sun, 9/28/08, A. Mubarik Ahmad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: A. Mubarik Ahmad <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [Forum Pembaca KOMPAS] INTERMEZOO .... Rokok tidak berbahaya ?
To: [email protected]
Date: Sunday, September 28, 2008, 9:40 PM






Bung Fuad, bagaimana kalau tembakaunya dikunyah? Apakah juga tidaka baik
bagi kesehatan?
Kebiasaan dikampung saya dulu kalau orang2 tua 'nyirih' biasanya ditambahi
dengan tembakau.
Just courious.
Salam, Mubarik

Kirim email ke