Kalau dilihat dari kebiasaan orang2 jadoel yang suka menyirih, gigi2nya
malahan jadi kuat.  Mungkinkah itu akibat si Jambe atau karena campuran daun
sirih, tembakau dan jambe?.  Juga kesehatannya tidak banyak gangguan hingga
usia lanjut.

Saya lihat ada tembakau irisan yang dijual sebagai pengganti merokok, dengan
cara dikunyah.  Berarti ini juga berbahaya untuk kesehatan?.

Ada perokok yang menggunakan kertas khusus yang diisi irisan tembakau (Van
Nelle, dsb).  Menurutnya, ybs tidak menghisap asapnya.  Asapnya langsung
dikeluarkan.
Mengapa jenis rokok plintingan ini, tidak meninggalkan bau di badan seperti
jenis2 rokok lainnya?.

Lily




2008/9/28 Fuad Baradja <[EMAIL PROTECTED]>

>   Menarik sekali pertanyaan anda ,
>
> Bila anda pernah mendengar bhw dalam sebatang rokok terkandung sekitar 4000
> jenis bahan kimia , maka sebagian besar ada pada tembakaunya . Karena dari
> SONOnya karakteristik daun tembakau memang demikian.
> Yang bukan dari tembakaunya misalnya filternya yang terbuat dari Poli Vinyl
> Chlorida (PVC) , kertasnya yang pasti menggunakan bahan kimia pemutih ,
> lemnya , pewarnanya , sausnya yang dicampur ethyl alkohol dsb dsb,
> Bila rokok itu dibakar , maka akan muncul Karbon Monoksida (CO) sejenis gas
> seperti yang keluar dari knalpot kendaraan bermotor , dan ini sangat
> berbahaya karena akan mengurangi kadar oksigen di dalam darah .
> Nah kalau tembakau itu dikunyah , maka efeknya seperti orang makan tebu .
> Setelah dikunyah , lalu ditelan JUICEnya yang berupa air gula itu .
> Pada kasus kunyahan tembakau maka racun racun tsb akan terhisap masuk.
> Bedanya kalau dibakar akan menjadi asap dan terserap ke aliran darah oleh
> paru paru . Kalau dikunyah akan diproses ke dalam tubuh melalui lambung .
> Tentusaja minus CO .
> However semuanya sama , tetap berbahaya .
> Seperti yang tertulis di poster dari WHO , yang dibuat dalam rangka World
> No Tobacco Day tahun 2006 : Tobacco , Deadly in Any Form or Disguise
> (Tembakau , dalam bentuk apapun mematikan) .
> Semoga mencerahkan.
>
> Fuad Baradja
> Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM-3)
> Jakarta.

Kirim email ke