Pak Risyaf,

Topik ini sudah dikupas habis oleh banyak orang dari berbagai sisi yang
menunjukkan kekurangan RUU ini. Tapi Anda masih bicara jauh dari substansi.
Justru di sinilah persoalannya saya kira, banyak pasal/ayat2 dalam RUU ini
yang memberi peluang untuk ditafsirkan secara bebas oleh orang-orang yang
otaknya terlanjur (pinjam bahasa Anda) tertutup lendir, seperti tulisan Anda
itu loh .......!!!

Sorry!!
AM

Kirim email ke