Membaca Kompas pagi ini, tidak tahu lagi harus menangis atau tertawa melihat pemaksaan sahnya RUU 'porno'. Kenapa RUU porno ini kelihatan benar dipaksakan harus segera sah? Kenapa mereka demikian menutup mata terhadap kerasnya penolakan publik? Ada hidden agenda apa dibaliknya? Kelompok pro berkata RUU porno ini sangat penting segera disahkan. Sangat penting untuk apa? Emang negara kita dalam kegentingan pornografi yang memaksa? Negara kita memang sedang genting, tapi genting dampak resesi keuangan global. Pelambatan ekonomi, penurunan ekspor, anjloknya nilai rupiah, ancaman PHK. Itu masalah kita. Tapi justru terhadap masalah riil di depan mata itu, mana suara DPR? Yang dielus-elus RUU 'porno' melulu. Cape deh.
Regards, Imam [Non-text portions of this message have been removed]
