Salam, Komunikasi politik yang disampaikan an diperankan langsung oleh "pemainnya" memang lebih menarik dan bisa menjadi sedikit "hiburan". Tapi mendidik tidaknya tergantung perspektif politik masing-masing. Perlu diingat, "arena" yang sesungguhnya adalah di daerah pemilihannya sendiri-sendiri. Bung IJP (jangan sekedar kuning saja) dan Bung BS (tunjukkan merahmu), lanjutkan... Jalanmu sudah benar....
Aiz Powered by T-sel Bold® -----Original Message----- From: "Indra Jaya Piliang" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Fri, 14 Nov 2008 14:33:26 To: FPK<[email protected]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Menanggapi Indra: orang Sumbar 'durhaka' kalau masuk PDI Perjuangan? Bud, ente egois amat. Gak sabaran ama kerja2 politik kita ke dpn. Duh. Salam ma keluarga bini, ya. Mrk pasti milih gw, kan? Sent from my BlackBerry� wireless device from XL GPRS network -----Original Message----- From: Budiman Sudjatmiko <[EMAIL PROTECTED]> Date: Thu, 13 Nov 2008 20:51:10 To: <[email protected]> Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Menanggapi Indra: orang Sumbar 'durhaka' kalau masuk PDI Perjuangan? Wah bung IJP ini rupanya punya 'alasan spiritual dan historis' utk tidak masuk PDI Perjuangan, dengan mengatakan bahwa sebagai orang Sumbar dirinya akan dianggap Malin Kundang kalau masuk PDI Perjuangan. Kalau begitu logikanya, berarti bisa disimpulkan bahwa setiap orang Jawa, orang Bali, orang Sumatera Utara �yang masuk Golkar juga akan dianggap pengkhianat pada teman sekampung atau durhaka pada orang tuanya, karena sekitar satu juta orang mati di daerah-daerah tersebut oleh kekuatan Orde Baru�yang didukung Golkar puluhan tahun dong... Jangan-jangan, saya (yang kebetulan ber-suku Jawa juga akan dianggap berkhianat oleh banyak orang Jawa tetangga saya di kampung karena berteman dgn Indra yang caleg Golkar dong?) � wassalam � Budiman Sudjatmiko (yang punya istri�orang Bukittinggi dan berteman dgn Indra yang orang Pariaman dan caleg Golkar) [Non-text portions of this message have been removed]
