Loh.....????? Siapa yang memulai dahulu dengan kata-kata yang provokatif tentang mengapa seseorang tidak memilih suatu partai dikarenakan seseorang berasal dari suatu daerah di Sumtra Barat, dan dengan segala macam latar belakangnya? Ya tentunya ada yang ingin meluruskan pendapat tersebut, dong? Apalagi sebelum duduk dikursi Parlemen "yang empuk", biar enggak selalu "kesleo' lidahnya jika mengemukakan sesuatu pendapat, untuk kepentingan rakyat luas. � Iya, kan Bung Iwan? :-))� Atau anda mempunyai pendapat lain? � Yuli
--- On Fri, 11/14/08, iwan piliang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: iwan piliang <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Menanggapi Indra: orang Sumbar 'durhaka' kalau masuk PDI Perjuangan? To: [email protected] Date: Friday, November 14, 2008, 5:41 AM Salam, Senang sekali bila orang-orang muda tampil ke gelanggang politik, macam IJP dan BS ini - - saya menyambutnya dengan kegembiraan; siapa tahu bisa membawa perubahan baru bagi kehidupan yang selama ini tidak pro poor. Tetapi bila berbalas email macam di bawah ini: Amboi, matilah awak, keduanya bisa diurut jangan-jangan kami ini bersaudara, berhubungan darah: tetapi bila nada kemudian seakan berkelahi, wadaw, ... susah melanjutkan ketikan .... Mungkin untuk membuat suatu wahana baru, bagimana bila kedua kawan kita ini memuat pokok pikiran singkatnya sebagai caleg dalam memajukan keadaan ekonomi rakyat di daerahnya mencaleg masing-masing? Sehingga dari pemikiran itu, paling tidak kita tahu, ooo, dua kawan-kita ini bukan caleg jadi-jadian, terlepas apa pun partainya... ., Monggo, Mari, silakan! Terima kasih, iwan piliang
