Yth Bung Upik Aboe,


Menarik juga observasi anda tentang Anggota Dewan.

Kalau sampai semua begitu,...(namun saya kira masih ada yang idealis)......

maka akan kemanakah NKRI kita ?
Saya baru membaca pernyataan
presiden terpilih Obama,menyatakan akan memangkas pengeluaran yang
tidak produktif, dengan memasang orang kepercayaannya untuk ditempatkan
di Office of Management and Budget. Pesannya pangkas semua budget yang
mubazir dan arahkan ke program yang memberikan stimulus ekonomi dan
penciptaan kerja.

Pesan singkatnya ;

-We are putting together a FIRST class team and CLEAR plan of action,......

Semuanya demi menyelamatkan bangsa.

Kapan politisi kita berpikir tentang first class team dan clear plan of action ?

Semoga hasil pemilu berikutnya akan lebih baik.



Salam Hormat,

Bakri Arbie.






--- On Wed, 11/26/08, Sulaeman_H. <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Sulaeman_H. <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Visi Misi Bung IJP
To: [email protected]
Date: Wednesday, November 26, 2008, 9:21 AM










    
            Kali aja memang IJP sebagai orang FPK bisa lain dari yang lain. Atau

memang pada akhirnya dia hanya sekedar ikut menambah akurasi data

statistik yang telah anda miliki saat ini.

SH



On 11/26/08, upik aboe <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

> IJP said : (nanti)Jadi legislator yg baik di bidang legislasi, anggaran, dan

> pengawasan. 3 itu tugas DPR.

>

>

> Ada puluhan bahkan ratusan nama Anggota Dewan yang awalnya dulu terpilih

> menyatakan hal ini kepada konstituennya. ...

>

> Ketika sudah masuk Senayan ??   saya 'kenyang' selama kerja @ Senayan

> melihat betapa mereka semua berubah sama satu benda nama "DUIT" ... satu

> persatu, khususnya setelah memasuki tahun ke-2  terpilihnya mereka jadi

> Anggota Dewan.

>

> Anggaran mereka 'permainkan' sedemikian cantiknya berujud dalam berbagai

> nama resmi seperti "Kunjungan kerja" ; Rapat Finalisasi Pengesahan RUU ;

> Rapat tim kerja RUU ; Kunjungan kerja ke konstituen "  dan aneka 'nama-nama

> ajaib' lainnya.

> Dan asal anda semua tau, seharusnya semua Rapat-rapat itu bisa mereka

> lakukan di Senayan !!  karena disini ada begitu banyak ruang rapat yang

> menganggur dan tidak terpakai.

>

> Kenapa untuk rapat seperti itu harus dilakukan di Hotel Borobudur ? Hotel

> Mulia ? Hotel Aston Bandung ? Hotel bintang 5 di Makassar ? bahkan sampai

> hotel bintang 5 di Papua  (demi mengejar uang bernama "dana kunjungan kerja"

> ) karena semakin jauh daerah tempat rapat rapat kerja, semakin besar besar

> nilai uang kunker yang para Anggota Dewan itu terima.  Pakai uang pajak

> rakyat itu ??? bukan main....

>

> Apakah Uda IJP  (kalau terpilih) sanggup tidak ikut 'bermain' seperti para

> anggota2 Dewan yang sekarang terjadi ?  sebab yang saya lihat didepan mata

> semua anggota dewan melakukan semua hal "resmi" tsb ( tapi rakyat juga tau

> itu pemborosan + korupsi secara halus nan maha dahsyat" ).  Mau anggota yang

> Kyai kek... alim kek... anti korupsi kek... yang koruptor beneran kek...

> SEMUA MELAKUKAN HAL ITU DI SENAYAN.

>

>

> < Mudah2an tidak ada gempa di Jakarta karena feeling saya kok mengatakan klo

> ada gempa, yg bakalan amblas duluan ditelan bumi adalah Komplek Parlemen

> Senayan sakin "terbuka"-nya praktek Korupsi Anggaran negara disini & semua

> tutup mulut ....  >


      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke