Udahlah bro tak baik berburuk sangka, penentuan juga bukn dari
kita.Lbh elok kiranya kalau kita doakan kawan kita ini...Agar
cita-cita nya yg positif buat bangsa dan Negara bisa tercapai,
berdebat pun tiada guna, rakyat masih banyak di bawah garis
kemiskinan, korupsi masih merajalela tentunya kita harus bisa optimis
mencri solusi dan bersinergi memecahkan persoalan bangsa...


Salam

2008/11/27, Indra Jaya Piliang <[EMAIL PROTECTED]>:
> Upik Abu itu biasa di dapur, bergelimang abu, matanya kadang perih. Jd, agak
> kabur melihat persoalan.
>
> Di lapangan, banyak caleg yg tdk mengatakan soal fungsi2 parlemen. Malah,
> byk berjanji sembako murah, pendidikan gratis, dll. Padahal, itu tugas2
> eksekutif.
>
> Jadi, angka2 statistik Upiak Abu itu tebak2an saja. Melihatnya mudah:
> spanduk2 dan stiker2 di jalanan.
>
> Ijp
> Sent from my BlackBerry(R) wireless device from XL GPRS network

Kirim email ke