Hubungannya memang ada (sampai batas tertentu) antara performance anggota legislatif dengan eksekutif, apalagi pembentukan kabinet ditentukan oleh perolehan pemilu dan banyak orang legislatif yang akan menyebrang jadi eksekutif. Jadi walau sembako dan hidup makmur itu murni urusan eksekutif tapi pelaksanaannya masih sangat terpengaruh keadaan cuaca di senayan. Saya kira kalau anda bisa lebih berkelas ketika jadi anggota dewan itu sudah harapan baik buat rakyat walau belum tentu pengaruhnya sangat signifikan dalam membawa perubahan. Meluhat latar belakang anda semestinya saya percaya anda bisa. SH
On 11/27/08, Indra Jaya Piliang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Upik Abu itu biasa di dapur, bergelimang abu, matanya kadang perih. Jd, > agak kabur melihat persoalan. > > Di lapangan, banyak caleg yg tdk mengatakan soal fungsi2 parlemen. Malah, > byk berjanji sembako murah, pendidikan gratis, dll. Padahal, itu tugas2 > eksekutif. > > Jadi, angka2 statistik Upiak Abu itu tebak2an saja. Melihatnya mudah: > spanduk2 dan stiker2 di jalanan. > > Ijp > Sent from my BlackBerry(R) wireless device from XL GPRS network
