Terus kita milih siapa dong Om?kalau begitu ke depan bakal tambah ancur lagi 
dong negara kita ini, kan semua yang mau calonin jadi presiden pada gak beres 
semua...
halah, gimana jadinya hidup di negeri tercinta ini? 
Apa kata dunia?

 Arief Baskoro
gak tau mo idup dimana sama anak bini




________________________________
From: guntoro soewarno <[EMAIL PROTECTED]>

Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Antara Soetrisno Bachir dan Prabowo Subianto


Rakyat mesti cermat, menyikapi iklan besar-besaran soetrisno bachir dan 
prabowo. Karena, itu sudah pasti tidak lebih dari jualan kecap manis yang 
selalu ngomong,'Aku yang nomor 1.''
 
Karena menakar kualitas keduanya sungguh gampang.
 
Soetrisno Bachir
 
Pertama, Sebagai pengusaha dia terbukti gagal, dengan banyak utang yang 
menumpuk. Sepanjang sejarahnya juga banyak menyimpan masalah.
 
Kedua, dari aspek moralitas, kasus Soetrisno Bachir dengan artis yang tiba-tiba 
hamil saya kira perlu diinvestigasi, sehingga Soetrisno Bachir punya cek ke 
publik yang membuktikan bahwa dia bagus secara moral.
 
ketiga, pernyataan terakhir agar kita mencintai produk dalam negeri membuktikan 
bahwa kapasitas dia sebagai pemimpin memang tidak seberapa. Untuk bisa memakai 
produk dalam negeri tentu bukan persoalan gampang, efek globalisasi sudah 
terlanjur melilit-lilit. Jadi jangan asal njeplak dalam mengeluarkan pendapat. 
Khawatir kelihatan aslinya.
 
Bagaimana dengan Prabowo?
 
Pertama, Partai Gerindra yang digerakkan dengan satu komando hanya di tangan 
dia membuktikan bahwa kepemimpinan mantan Danjen Kopassus ini sangat berbahaya. 
Bagaimana kalau gaya kepemimpinan seperti ini dia bawa ketika menjadi Presiden?
 
Kedua, PR Prabowo dengan kasus penculikan aktivis pro demokrasi juga harus 
menjadi perhatian serius karena kasus ini sampai sekarang belum tuntas. Saya 
kira Prabowo kalau jantan mesti berani ambil inisiatif untuk mmbongkar tuntas 
untuk menyelesaikan para aktivis yang hilang itu.
 
Ketiga, dalam banyak iklannya, Prabowo sangat pro petani. Tapi kita lihat 
selama menjadi Ketua Umum HKTI, berapa petani yang lepas dari kemiskinan, 
jeratan rentenir, kehilangan pupuk dan harga jual produk pertanian yang terus 
turun? Saya kira karya Prabowo di wilayah itu omong kosong. Pepesan kosong 
saja. Petani dijadikan alat politik untuk meraih suara dengan tetap membuat 
mereka miskin tujuh turunan.
 
Kesimpulannya: Memilih Soetrisno dan Prabowo dalam Pemilihan Presiden mendatang 
sungguh naif dan omong kosong.
 
Sebagaimana lebih naif lagi kalau memilih: SBY-JK yang jadi agen Amerika, 
Megawati yang sudah terbukti gagal dan penjual aset-aset strageis bangsa dan 
Sultan yang sangat feodal. Apalagi Rizal malarangeng yang tidak tahu malu 
dengan iklannya yang mejeng malu-maluin.
 
Pilihan yang paling manjur 40% Golput yang menang di hampir semua Pilkada 
Gubernur dan Bupati, bergabung membentuk satu sikap untuk melawan oligarki 
kekuasaan, pemimpin basi dan pemimpin yang hanya bisa beriklan, untuk mengusung 
perubahan yang nyata.
 
guntoro soewarno
reporter media indonesia
Posting ini merupakan pendapat pribadi

Apa dia selingkuh? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers. http://id.answers. 
yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

    

Kirim email ke