ada lagi berita lainnya, di bekas tempat saya mengajar, kampusnya di jatiwaringin, beredar cerita, ada artis cantik ingin mengambil gelar sarjana hukum, eh katanya, banyak dosen yang rebutan mau ngajar dikediaman artis itu, sampai-sampai saya enggak percaya mendengarnya, malahan ada model kuliah paket bagi karyawan yang mau ngambil gelar rame-rame, apa itu diselenggarakan diperusahaan atau di daerah mereka kerja, sang mafia perguruan tinggi tinggal menentukann tarifnya, sang dosen siap ngebut ketempat kuliah paket pesanan itu. ngebut seperti pengantar pizza pesanan kelangganan, hehehehe enggak heran kan, kalau ada teman kita diem-diem nyandang gelar PhD atau DR. tapi kalau kita tanya tentang perkembangan dunia ke-ilmuan-nya, dia hanya ketawa-ketiwi. mesam-mesem kaya bebek kepanasan. kita sedih memang, tapi kita janganlah menyinggung mereka itu, yang sudah capek-capek bayar biaya wisuda untuk gelar itu, termasuk biaya foto dengan toga kebesarannya, jangan sekali-sekali minta mereka bicara sebagai narasumber diseminar meskipun paper mungkin juga dibuatkan, pokoknya jangan repot-repot bertanya darimana asal gelarnya, salambambangsulistomo.
2009/3/23 [email protected] <[email protected]> > Hi hi, kalau ada uang di kampus baru nulis buku, khan profeesor gajinya > kalau tidak salah ingatan puluhan juta gitu. Saya pernah lupa-lupa-lupa-lupa > ingat dan mimpi kali bahwa ada perlombaan pengajuan profesor terus setelah > jadi profesor jadi berwiibawa begitu datang ke kantor di daerah ah aduh ini > professor jadi memang siapa yang tidak takut sama professor dan setahu saya > mereka itu khan tahu semua ilmu, pokoknya ada beberapa pokok pikiran saya di > negera sebelah saya ini bahwa kalau sudah jadi pejabat dan gelar master > serta doktor ohhh bukan main kren seklai khan ... jadi kalau sperti saya > yang hanya minat belajar saja tidak cukup... > saya lewat om google ada berita tentang profesor lihat di sini > http://www.operet.com/berita.php?id=16 orangnya punya bakat jadi mencari > ilmu baru kalau saya sebut peneliti karena ada kata berita di media minat > orang indoensia jadi peneliti tidak terlalu banyak. > di sini juga ada cerita > http://humor.ateonsoft.com/2008/10/kabayan-dan-profesor.html > hiii wassalam > jangan marah kalau di mllis ini banyak yang propesor ..... > > salam
