Kita gak usah heran lah, khan SBY masih menggunakan ilmu lama, yaitu ilmu "TERANIAYA" - Siapa yang teraniaya, akan jadi Pemenang. Nah, sekarang dengan menyerang orang2 yang dinatakan sebagai yang galak-galak, SBY ingin menciptakan image bahwa dia teraniaya, dengan disebut sebagai curang.Dan mengharap citra bahwa sby itu dizalimi dengan disebut curang. Ooooaaallllaaah, sekarang ilmu itu udah gak jamannya lagi.
--- Pada Kam, 23/4/09, zaki Zikr <[email protected]> menulis: Dari: zaki Zikr <[email protected]> Topik: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] SBY: Jangan Galak-galak Kepada: [email protected] Tanggal: Kamis, 23 April, 2009, 12:36 AM buka lagi file2 soal pemilu 2004... bagaimana gus dur "mencak-mencak" soal mafia KPU, katanya suara PKB banyak yang hilang dijalan, rakyat basis PKB banyak yang tidak terdaftar dll... pasangan capres dan cawapres wiranto-sholahudin sempat membawa kecurangan ke MK, ada beberapa tempat yang harus diulang pemilihannya, yang saya ingat, ada pengulangan pemilihan di ponpes alzaitun indramayu, karena adanya mobilisasi pemilih dari luar daerah. soal perhitungan online juga tidak lebih baik dari sekarang, tentu kita ingat perang "tuduh menuduh" soal kecurangan antara roy suryo dan chusnul mariah .... dll ... dll
