Bung Asep Kurniawan, Soal menyetarakan strategi Tim Echo dengan Strategi Militer Orde Baru, itu yang menyatakan SBY sendiri di Warta Kota, bukan dari saya. SBY sendiri yang menyatakan bahwa Tim Echo ini mengadopsi fungsi Teritorial di militer jaman Orde Baru. Dan itu bukan dari saya pak. Tentang adanya Litsus, itukan bagian dari fungsi Teritorial Militer dalam rangka memata - matai rakyat. Soal apakah Tim Echo dikemudian hari akan menjadi cikal bakal satuan elit intelijen atau Polisi rahasia Negara, itu karena Tim Echo ini merupakan Lembaga Swasta, bukan Pemerintah. Tim Echo dan Tim Sukses SBY lainnya, sesuai penjelasan SBY di Warta Kota, sudah masuk kedalam seluruh sendi kehidupan masyarakat dan operasionalnya mereka sudah disusupkan keberbagai BUMN. Saya tidak bisa bayangkan bila suatu saat SBY kalah dalam Pilpres, bagaimana kekacauan yang akan terjadi di BUMN kita. Yang di khawatirkan adalah bila suatu saat PD berkuasa penuh karena menang suara dalam Pileg > 50 % dan Presidennya dari PD (bisa diluar SBY), mengalihkan Tim Echo menjadi Unit Polisi Rahasia Negara bukanlah hal yang sulit. Salam, Adyanto Aditomo
--- Pada Jum, 1/5/09, Asep Kurniawan <[email protected]> menulis: Dari: Asep Kurniawan <[email protected]> Topik: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Inilah Sembilan Tim Sukses SBY Kepada: [email protected] Tanggal: Jumat, 1 Mei, 2009, 12:19 PM Hati-hati, analisis Pak Adyanto seringkali campur-aduk. Menyetarakan strategi Tim Echo dengan strategi militer Orde Baru, lalu yang diuraikan adalah soal litsus masa Orde Baru. Jangan terlalu serampangan menarik kesimpulan dari data yang hanya sepenggal. Lakukan saja dulu riset atas Tim Echo itu, baru bikin analisis. Cuma dari satu berita koran aja kok narik2 kesimpulan sampe Gestapo segala... Hare gene ada gestapo?? Lu aja kalee.... gw kagak!! Hehehe... Salam,
