ikutan prihatin pak manneke.
diskusi telah melebar jauh tak jelas jluntrungnya.

sorry just two liner


  ----- Original Message ----- 
  From: sohibmachmud 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, June 24, 2009 11:54 AM
  Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: hasil visum manohara






  memang hak seseorang main sinetron, lagian sekarang kan susah cari duit.
  malahan saya merekomendasi ke produser sinetron agar manneke bisa berperan di 
sinetron sebagai pangeran kelantan, karena dia menjiwai peran tsb. 
  lumayan honor nya kan, pak manneke. 

  sohib

  =================================================
  --- In [email protected], Risda Siregar 
<risda_sire...@...> wrote:
  >
  > Oke lah saya tidak mengerti arti trauma atau terlalu berlebihan memakai 
istilah itu untuk kasus Mano. Saya cuma mau bilang sah-sah saja orang menjual 
kisah hidupnya yang tidak menyenangkan ataupun yang menyenangkan.
  > 
  > Risda
  > 
  > --- Pada Rab, 24/6/09, manneke budiman <hepaest...@...> menulis:
  > 
  > Dari: manneke budiman <hepaest...@...>
  > Topik: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: hasil visum manohara
   > Tanggal: Rabu, 24 Juni, 2009, 4:57 AM

  > Hehehe, ketauan Anda ini tak ngerti arti istilah TRAUMA. orang trauma itu 
akan merepresi segala sesuatu--bahkan sekecil apapun--yang bisa mengingatkan 
dia pada peristiwa traumatis yang dialaminya. Hanya dengan bantuan psikolog 
lewat proses terapi yang sangat lama (bisa menahun) maka trauma itu bisa 
diangkat.
    > Jadi kalo dibilang trauma tapi lalu shooting sinetron yang tiap kali 
menampilkan sumber traumanya dan dapet duit banyak, hehehe, ini bukan trauma 
namanya, melainkan "tragedi".
   
  > manneke
  

Kirim email ke